Visit Agenda: Tesla kembali kuasai penjualan EV di Eropa
Tesla kembali menempati posisi teratas dalam penjualan EV di Eropa
Menurut laporan CarsCoops yang diterbitkan pada Kamis (23/4) waktu setempat, produsen mobil asal Amerika Serikat, Tesla, kembali meraih dominasi di pasar kendaraan listrik Eropa. Dalam bulan Maret 2026, Model Y menjadi model yang mendorong penjualan perusahaan tersebut, melesat ke puncak daftar mobil terlaris. Pada awal tahun, Tesla sempat mengalami kesulitan untuk meningkatkan penjualan, bahkan berjuang untuk masuk ke peringkat 40 teratas.
Dari peringkat ke-42 pada Januari hingga ke-14 di Februari 2026, Model Y akhirnya mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 33.723 unit terjual di Maret. Angka ini mencerminkan kenaikan 117% dibandingkan bulan Maret 2025. Kenaikan drastis ini didorong oleh kehadiran varian tiga baris dan opsi trim entry-level yang menawarkan harga lebih terjangkau.
Kemajuan di tengah tantangan
Tesla memulihkan performanya setelah tiga tahun berada di posisi yang kurang menggembirakan. Sebelumnya, mobil ini pernah menjadi penjualan terbaik di Eropa pada semua jenis powertrain, namun kini kembali merebut keunggulan setelah facelift 2025 tidak cukup memulihkan posisinya.
Dalam peringkat penjualan bulan Maret, Nissan Qashqai mengisi posisi kedua dengan 27.832 unit, diikuti Renault Clio yang terjual 24.294 unit. Dacia Sandero, kendaraan sederhana yang sebelumnya bersaing dengan Model Y untuk posisi pertama, berada di urutan ketiga. Volkswagen Golf melengkapi lima besar dengan penjualan yang tetap stabil.
Meski ada tantangan, Tesla kembali mencatatkan penjualan yang gemilang, menunjukkan kembali kekuatan merek di pasar Eropa yang semakin kompetitif.