Key Issue: AWG kecam pemasangan spanduk Israel di Rumah Sakit Indonesia di Gaza

AWG Kritik Penggunaan Bendera Israel di Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Jakarta, Kamis — Aqsa Working Group (AWG) memperkuat kecamannya terhadap tindakan Israel memasang spanduk representasi negara Zionis tersebut di Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza. Kelompok itu menilai perbuatan itu sebagai bentuk provokasi yang merugikan dan melanggar prinsip hukum internasional.

Dalam siaran persnya, Ketua Presidium AWG M. Anshorullah menyatakan bahwa spanduk perayaan hari nasional Israel di fasilitas kesehatan Indonesia merupakan kesalahan besar. “Kehadiran spanduk ini dianggap sebagai penghinaan terhadap martabat rakyat Indonesia dan pelanggaran terhadap hak kemanusiaan,” ujarnya.

“Tindakan Israel menghiasi RSI dengan bendera mereka adalah pengingkaran terhadap peran lembaga medis sebagai tempat perlindungan yang netral, terutama bagi korban penjajahan,” tegas Anshorullah.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza, menurutnya, adalah simbol kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Bangunan tersebut dibangun secara kolaboratif oleh masyarakat Indonesia melalui proyek MER-C dan dianggap sebagai wujud persaudaraan serta komitmen kemanusiaan.

AWG menuntut Organisasi PBB untuk mengambil tindakan hukum terhadap Israel karena kejahatan yang dilakukan di wilayah Palestina, termasuk pembusukan Masjid Al-Aqsa. Kelompok itu juga meminta pemerintah Amerika Serikat bertanggung jawab atas dukungan senjata dan finansial yang diberikan kepada Zionis.

Kementerian Luar Negeri Indonesia telah memberikan pernyataan penolakan terhadap tindakan Israel, hal yang diapresiasi oleh AWG. Namun, kelompok itu menekankan bahwa kecaman harus diiringi langkah nyata untuk menjaga keselamatan RSI sebagai fasilitas medis yang dilindungi hukum internasional.

AWG secara tegas menuntut Indonesia segera mengambil langkah konkrit untuk keluar dari Board of Peace (BoP), yang dinilai gagal menghentikan serangan terhadap Palestina. “Zionis terus mengalami kebrutalan, dan BoP justru menjadi alasan untuk memperkuat dominasi mereka,” tambahnya.

Dalam kesimpulan, AWG berkomitmen untuk terus mengawasi isu ini serta mendorong seluruh elemen bangsa Indonesia memperkuat solidaritas dalam melindungi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *