Main Agenda: Trump klaim China dukung pembukaan Selat Hormuz

Trump Berpendapat China Mendukung Pembukaan Selat Hormuz

Washington, 15 April – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut China mendukung upaya AS membuka kembali Selat Hormuz menuai perhatian. Menurut Trump, negara itu gembira dengan tindakan AS mengembalikan akses ke wilayah strategis tersebut. “Mereka (China) senang karena saya membuka Selat Hormuz secara permanen,” ujarnya melalui platform Truth Social. “Saya melakukannya bukan hanya untuk mereka, tetapi juga bagi seluruh dunia. Pada masa depan, situasi seperti ini tidak akan terulang lagi. Mereka telah setuju untuk tidak mengirim senjata ke Iran,” tambah Trump.

Pembicaraan AS-Iran di Islamabad

Selat Hormuz menjadi fokus pembicaraan antara Iran dan AS setelah Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dua minggu dengan Teheran pada 11 April. Namun, pada hari berikutnya, Wakil Presiden J.D. Vance menyatakan bahwa negosiasi tersebut tidak mencapai hasil yang memuaskan. Delegasi AS kembali ke Washington tanpa membawa perjanjian.

Sementara itu, pada Senin 13 April, Angkatan Laut AS memulai pemblokiran terhadap seluruh pergerakan kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz. Langkah ini menargetkan sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, serta LNG global. Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran tetap boleh melintasi wilayah tersebut selama tidak membayar biaya ke Teheran.

“Saya membuka Selat Hormuz permanen, tidak hanya untuk China, tetapi juga bagi dunia. Mereka (China) sangat senang. Situasi seperti ini tak akan terjadi lagi,” kata Trump.

Pihak berwenang Iran belum secara resmi mengumumkan penerapan pajak atas kapal yang melewati Selat Hormuz, meski sudah membahas rencana itu. Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *