Meeting Results: IEA, IMF, Bank Dunia: Harga energi, pupuk mungkin akan tetap tinggi
IEA, IMF, Bank Dunia: Harga energi, pupuk mungkin akan tetap tinggi
Peringatan tentang Kenaikan Harga Jangka Panjang
Dalam pernyataan bersama, IEA, IMF, dan Bank Dunia memperingatkan bahwa harga bahan bakar serta pupuk akan bertahan tinggi selama periode yang cukup lama. Bahkan jika alur logistik melalui Selat Hormuz kembali stabil, mereka mengatakan gangguan dalam rantai pasok dan perlambatan pemulihan komoditas global akan terus memengaruhi harga-harga tersebut.
Dampak Global Perang Timur Tengah
Ketiga lembaga ini menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah memiliki dampak yang luas dan tidak merata, dengan mengakibatkan tekanan signifikan terhadap negara-negara yang mengimpor energi. Terutama, negara dengan pendapatan rendah akan lebih terpuruk karena kenaikan biaya bahan bakar dan pupuk yang membebani anggaran mereka.
Kami membagikan penilaian terbaru kami, menjelang rilis Laporan Pasar Minyak bulanan IEA dan Prospek Ekonomi Dunia IMF pada Selasa, 14 April. Kami juga membahas situasi negara-negara yang paling terdampak oleh guncangan tersebut serta tanggapan dari lembaga-lembaga kami,” kata pernyataan itu.
Pemulihan Pasokan dan Dampak Jangka Panjang
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa alur pengiriman melalui Selat Hormuz belum kembali normal, dan memperingatkan bahwa pemulihan pasokan komoditas global utama akan memakan waktu meskipun arus kembali stabil. Guncangan ini juga memicu kenaikan harga minyak, gas, serta pupuk, yang berpotensi memperparah masalah ketahanan pangan dan kehilangan lapangan kerja.
Pendekatan Koordinasi Lembaga Internasional
Tim mereka bekerja sama erat, termasuk di tingkat negara, untuk memanfaatkan keahlian masing-masing dan memberikan bantuan kebijakan yang disesuaikan, serta dukungan keuangan jika diperlukan, melalui kemitraan dengan organisasi internasional lainnya.
Lembaga-lembaga tersebut menekankan pentingnya pemantauan terhadap dampak perang terhadap pasar energi dan pertumbuhan ekonomi global. Mereka juga menyatakan komitmen untuk mempercepat respons dan dukungan bagi anggota, guna memastikan pemulihan yang berkelanjutan, stabil, serta mendorong kreativitas di sektor-sektor kritis.