Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah – PBB Desak Israel Hentikan Serangan
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa atas kematian anggota TNI yang bertugas di Pasukan Perdamaian PBB Lebanon (UNIFIL), Praka Rico Pramudia (31), akibat serangan militer Israel. Ia meminta Israel segera menghentikan serangan terhadap wilayah tersebut.
Di akun media sosial X, Guterres mengungkapkan rasa sedih atas kepergian penjaga perdamaian dari Indonesia tersebut. Menurut pernyataannya, korban meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya akibat serangan terjadi di bulan Maret.
“Saya sedih mengetahui bahwa seorang lagi penjaga perdamaian Indonesia UNIFIL telah wafat akibat luka-lukanya setelah insiden di bulan Maret, ketika peluru artileri dari tank Pasukan Pertahanan Israel mengenai posisi @UNIFIL di Lebanon Selatan, menurut temuan awal organisasi,” ujarnya.
PBB juga menyampaikan dukacita kepada keluarga para korban dan berharap pemulihan cepat bagi penjaga perdamaian lain yang terluka. Dalam pernyataannya, Guterres menegaskan perlunya henti serangan yang berlangsung di tengah konflik antara Hizbullah dan Israel.
“Serangan-serangan ini perlu dihentikan,” tambahnya.
Total 4 Prajurit TNI Gugur
Serangan terhadap markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, terjadi pada Minggu (29/3). Dalam insiden itu, dua prajurit TNI tewas, yaitu Praka Farizal Rhomadhon dan Praka Rico Pramudia. Dua orang lain mengalami luka, termasuk Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan.
Satu hari setelahnya, Senin (30/3), PBB mengonfirmasi dua prajurit TNI meninggal setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. Korban adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Kedua insiden terjadi di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan.
UNIFIL mengungkapkan bahwa Praka Rico Pramudia tutup usia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Beirut. Organisasi tersebut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan pihak Indonesia atas kehilangan yang tak tergantikan.
“UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman Kopral Pramudia serta Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah serta rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang tragis ini,” tulis akun @UNIFIL_.