Topics Covered: Inggris, Prancis pimpin misi Hormuz segera saat kondisi memungkinkan
Inggris, Prancis pimpin misi Hormuz segera saat kondisi memungkinkan
Di Istanbul, para pemimpin Eropa meminta pembukaan kembali Selat Hormuz segera, saat Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengungkapkan rencana misi multinasional yang dipimpin oleh Inggris dan Prancis guna menjaga keamanan perjalanan laut.
“Dengan Prancis, Inggris akan mengambil peran utama dalam operasi multinasional untuk menjamin kebebasan navigasi saat kondisi memungkinkan,” ujar Starmer, menggambarkan misi ini sebagai tindakan yang damai dan defensif.
Starmer juga mengajak negara-negara yang terlibat dalam perdagangan internasional untuk turut berpartisipasi. Lebih dari 12 negara telah menyatakan kesediaan menyumbangkan sumber daya mereka, dan ia mengumumkan rencana pertemuan perencanaan akan diadakan di London minggu depan.
“Negara-negara mengharapkan pembukaan lengkap, segera, dan tanpa syarat Selat Hormuz,” katanya, sambil menambahkan bahwa mereka menolak segala bentuk pembatasan atau usaha penerapan sistem tarif serta privatisasi jalur strategis tersebut.
Dalam wawancara terpisah, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memastikan kembali akses ke Selat Hormuz di tengah ketegangan regional. Ia juga mengingatkan bahwa gangguan pada jalur ini telah menyebabkan dampak besar terhadap pasar global, termasuk pasokan energi dan bahan kimia.
Pada Jumat, Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz kini sepenuhnya terbuka bagi kapal dagang, seiring berlakunya gencatan senjata 1