Bulog DKI-Banten pastikan ketersediaan Minyakita di pasaran
Bulog DKI-Banten pastikan ketersediaan Minyakita di pasaran
Jakarta – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil DKI Jakarta dan Banten menegaskan bahwa minyak goreng merek Minyakita tersedia dalam jumlah yang memadai di pasar. Mereka menjamin harga jual tetap terjangkau bagi masyarakat, dengan harga yang sesuai dengan HET sebesar Rp15.700 per liter.
Permintaan dan Stok Minyakita
Permintaan terhadap Minyakita meningkat karena pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke kemasan sederhana. Meski permintaan naik, stok Minyakita dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan, terutama di pasar SP2KP Kemendag.
“Kami menjamin pasokan Minyakita tersedia dan terdistribusi merata, sehingga masyarakat bisa membeli dengan mudah sesuai harga eceran tertinggi,” ujar Taufan Akib, Pemimpin Bulog Wilayah DKI Jakarta & Banten.
Strategi Distribusi
Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten terus mengembangkan jaringan distribusi untuk memastikan Minyakita sampai ke masyarakat. Selain pasar tradisional, mereka juga bekerja sama dengan pedagang, toko ritel, dan koperasi desa/kelurahan Merah Putih.
Sebagai langkah antisipatif, Bulog mengajukan tambahan pasokan dari produsen Minyakita melalui Bulog Pusat. Sampai saat ini, total 7.348 ribu liter telah disalurkan, dengan 4.189 liter untuk DKI Jakarta dan 3.159 liter untuk Banten.
Kegiatan Pengawasan
Bulog dan Satgas Saber melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, serta UKM DKI Jakarta, dan Perumda Pasar Jaya. Mereka rutin melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Baru-baru ini, mereka melakukan monitoring di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta, untuk mengamati distribusi Minyakita. Kegiatan ini bertujuan memastikan harga tidak melebihi HET dan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata.