New Policy: Kemarin BIGBANG umumkan rencana tur, Huawei Pura X Max dirilis
Kemarin BIGBANG Umumkan Rencana Tur, Huawei Pura X Max Dirilis
Jakarta – ANTARA melalui kanal hiburan, gaya hidup, teknologi, dan otomotif menghadirkan berita penting pada Senin (20/4), termasuk rencana tur global BIGBANG, studi tentang hipertensi pada generasi muda, pembaruan game Resident Evil Requiem, debut ponsel Huawei Pura X Max, serta risiko mengganti atau mencampur bahan bakar kendaraan. Berikut rangkuman berita kemarin yang bisa dibaca kembali pagi ini.
Bigbang Rilis Rencana Tur Global
Grup K-pop BIGBANG mengungkapkan rencana tur global yang akan dimulai Agustus 2026 sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-20 mereka. Pengumuman ini dibuat oleh G-DRAGON saat grup tersebut tampil di Coachella Valley Music and Arts Festival di California, Amerika Serikat, pada Minggu (19/4).
Studi: Tekanan Darah di Usia Muda Berkorelasi dengan Risiko Kardiovaskular
Sebuah riset yang dipublikasikan di American Journal of Hypertension bulan Maret 2026 mengungkapkan bahwa tekanan darah pada usia 30-an terkait erat dengan risiko gangguan kardiovaskular di usia 50-an. Studi ini menyoroti hubungan antara kondisi darah saat muda dan dampaknya di masa depan.
Resident Evil Requiem Diperkaya dengan Mode “Mercenaries”
Gim Resident Evil Requiem akan mendapatkan penambahan konten baru, salah satunya mode “Mercenaries”, dalam pembaruan yang diumumkan. Perusahaan pengembang, Capcom, telah mengonfirmasi persiapan konten tambahan untuk game tersebut.
Huawei Pura X Max, Ponsel Lipat dengan Layar Terbesar Dunia
Huawei memperkenalkan Pura X Max sebagai ponsel lipat dengan layar terbesar dunia, yang melampaui kompetitor seperti Samsung dan Apple. Inovasi ini menawarkan pengalaman visual yang lebih luas dibandingkan produk sebelumnya dari perusahaan teknologi tersebut.
BBM Naik, Apakah Perlu Mengganti atau Mencampur Bahan Bakar?
Dengan kenaikan harga BBM non-subsidi, pengguna kendaraan berusaha mengoptimalkan penggunaan bensin melalui penggantian jenis bahan bakar atau pencampuran dengan jenis lain. Namun, pakar menyatakan bahwa tindakan ini berpotensi memengaruhi performa dan daya tahan mesin kendaraan.