Sabrina Carpenter Minta Maaf usai Bilang Budaya Arab Aneh di Coachella
Sabrina Carpenter Minta Maaf Usai Bilang Budaya Arab Aneh di Coachella
Sabrina Carpenter, penyanyi terkenal, merasa perlu meminta maaf setelah menyebut suara zaghrouta, sebuah bentuk ekspresi kegembiraan dalam budaya Arab, sebagai “aneh” selama tampil sebagai headliner di Coachella. Peristiwa ini terjadi saat ia berada di atas panggung, dan ia menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan di platform X pada Sabtu lalu.
Penjelasan Sabrina Carpenter
Dalam postingannya, Carpenter menjelaskan bahwa saat itu ia tidak melihat penonton secara langsung dan juga tidak mendengar suara tersebut dengan jelas. “Reaksiku berasal dari kebingungan dan sarkasme ringan, tanpa maksud merendahkan,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa sekarang ia memahami arti zaghrouta dan bersedia menerima berbagai bentuk sorakan, termasuk yodel, sebagai bagian dari budaya.
“Apakah itu yang kalian lakukan? Aku tidak menyukainya,” kata Sabrina saat mendengar suara zaghrouta di tengah penonton.
Konteks Budaya Zaghrouta
Zaghrouta adalah vokalisasi khas yang umum dijumpai di wilayah Timur Tengah serta sebagian daerah Afrika. Suara bergetar yang keras ini sering digunakan untuk mengekspresikan antusiasme, khususnya pada acara seperti pernikahan atau perayaan penting lainnya. Video yang beredar di media sosial menunjukkan reaksi Sabrina terhadap suara tersebut, yang terlihat membingungkan dan tidak senang.
Respons dari Penggemar
Banyak pengguna media sosial menganggap ucapan Sabrina sebagai ejekan terhadap budaya Arab. Namun, ia sudah memperbaiki pendirian dan menyatakan kesediaannya untuk menghargai berbagai bentuk ekspresi budaya, termasuk zaghrouta, yang sebelumnya ia tidak mengenali.