Visit Agenda: Kementerian Pariwisata promosikan destinasi wisata selam unggulan
Kementerian Pariwisata promosikan destinasi wisata selam unggulan
Jakarta – Dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata yang diterima di Jakarta, Rabu, promosi destinasi selam unggulan dilakukan dalam ajang Asia Dive Expo (ADEX) 2026 yang diadakan di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Singapura, 10-12 April. Acara ini menjadi platform untuk memperkenalkan keindahan bawah laut Indonesia kepada wisatawan internasional.
Paviliun Wonderful Indonesia
Dalam ADEX 2026, paviliun Wonderful Indonesia menampilkan layanan dari delapan pengusaha pariwisata selam, termasuk operator resor dan pusat penyelaman di lokasi strategis seperti Raja Ampat, Labuan Bajo, Bali, Lombok, Lembeh, Maratua, serta Ambon. Garuda Indonesia juga turut serta, memberikan informasi transportasi menuju destinasi wisata bahari nasional.
“Partisipasi Indonesia dalam ajang ini sejalan dengan transformasi pariwisata menuju quality tourism, yakni pariwisata yang menitikberatkan pada pengalaman berkualitas, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi yang lebih tinggi,” kata Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata.
Melalui keikutsertaan di ADEX 2026, Indonesia berupaya memperkuat reputasinya sebagai destinasi bahari premium dunia. Marthini menambahkan bahwa acara ini diharapkan meningkatkan minat wisatawan mancanegara, khususnya penyelam, untuk mengunjungi Indonesia langsung.
ADEX sebagai Pameran Selam Terbesar di Asia Pasifik
ADEX, acara pameran dan konferensi selam terbesar di kawasan Asia Pasifik, telah berlangsung sejak 1994. Edisi 2026 menarik sekitar 15.000 pengunjung dari berbagai negara dan dihadiri oleh 100 peserta pameran.
Dalam ajang tersebut, Kementerian Pariwisata RI menyampaikan presentasi dengan tema “Dive Indonesia – Exploring the Ocean, Experiencing Beyond”. Isi presentasi mencakup promosi paket wisata selam, Indonesia Diving Directory, serta berbagai aktivitas yang menarik bagi pengunjung.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 43,32 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia memilih aktivitas wisata bahari. Angka ini mencerminkan peran penting sektor selam dalam mendorong pertumbuhan pariwisata nasional. Partisipasi Indonesia di ADEX 2026 diharapkan menghasilkan potensi transaksi sekitar Rp7 miliar dan menarik sekitar 500 wisatawan asing.