Key Discussion: Satpol PP DKI usul penambahan personel

Satpol PP DKI Usulkan Tambah Personel untuk Kurangi Beban Kerja

Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengajukan usulan penambahan anggota baru yang lebih muda guna meredam tekanan tugas di lapangan. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyampaikan, idealnya satu kelurahan membutuhkan 18 hingga 20 petugas untuk memastikan distribusi pekerjaan berjalan efisien. Namun, kondisi terkini masih jauh dari target tersebut, menurutnya.

Di tengah tugas pengawasan dan pengamanan yang berlangsung sepanjang hari, anggota Satpol PP saat ini hanya ditempatkan tujuh sampai sepuluh orang per kelurahan. Hal ini membuat beban kerja setiap petugas terasa berat, terutama karena pembagian tugas dalam tiga shift. “Dengan sistem ini, jumlah petugas di tiap shift sangat terbatas, sehingga masing-masing anggota terpaksa menghabiskan banyak energi,” jelas Satriadi.

“Saya menjadi Kasat Pol PP hampir setahun. Jadi, sudah hampir anggota saya 35 orang meninggal. Bukan karena kasatnya, tapi karena memang kondisionalnya, yang beban kerja dan sarana prasarananya yang luar biasa,” ucap Satriadi di Jakarta, Kamis (23/4).

Menurut Satriadi, kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah personel. Saat ini, Satpol PP DKI hanya memiliki 5.000 anggota, padahal jumlah idealnya sebanyak 10.000. Oleh karena itu, ia memohon penambahan kuota untuk memperkuat kehadiran di lapangan.

Di samping itu, ia juga menyampaikan kebutuhan akan fasilitas pendukung, seperti ruang istirahat. Saat ini, anggota Satpol PP sering kali beristirahat di mushala atau lorong kantor karena tidak tersedia area yang memadai. Kondisi ini, kata Satriadi, memengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh petugas. “Anggota harus menjaga konsistensi selama 24 jam, sehingga kelelahan menjadi masalah serius,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *