Key Discussion: BI Catat Transaksi QRIS Tumbuh 119% di Q1-2026

Transaksi QRIS Mengalami Pertumbuhan 119% di Triwulan I-2026

Jakarta (22/4/2026) – Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital di triwulan I-2026 yang tetap stabil, didorong oleh sistem pembayaran yang memiliki keamanan, kecepatan, dan ketangguhan. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa jumlah transaksi pembayaran digital mencapai 14,39 miliar atau meningkat 33,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam laporan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang disampaikan Rabu (22/4/2026), Perry menyebutkan pertumbuhan tersebut juga dipengaruhi oleh peningkatan penggunaan aplikasi mobile serta transaksi internet. “Transaksi melalui mobile dan internet masing-masing naik 7,88% serta 16,35% secara tahunan, termasuk QRIS yang tumbuh pesat sebesar 111,94%,” ujar Perry.

“Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 7,88% (yoy) dan 16,35% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang tumbuh tinggi mencapai 111,94% (yoy),”

BI juga mencatatkan kinerja positif pada infrastruktur pembayaran. Volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1,4 miliar atau naik 30,82% (yoy), dengan total nilai transaksi sebesar Rp 3.519 triliun. Sementara itu, BI-RTGS mengalami pertumbuhan nilai transaksi sebesar 11,26% (yoy) hingga mencapai Rp 51.490 triliun, meski jumlah transaksi turun tipis 0,20% (yoy) menjadi 2,46 juta.

Penggunaan QRIS terus meningkat sejak pandemi. Berdasarkan data CNBC Indonesia, volume transaksi QRIS pernah mencapai 218% pada November 2024, menunjukkan tren yang signifikan dalam adopsi sistem pembayaran digital ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *