Topics Covered: Bursa Asia Dibuka Melemah, Investor Pantau Ketat Update Timur Tengah

Bursa Asia Dibuka Melemah, Investor Pantau Ketat Update Timur Tengah

Bursa saham Asia-Pasifik mengalami penurunan awal pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026), karena meningkatnya ketidakpastian mengenai kemungkinan konflik Timur Tengah berlangsung lebih lama. Pernyataan Presiden Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata AS di Iran memicu reaksi pasar, menurut laporan dari CNBC Indonesia.

Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Teheran Belum Pastikan Kehadiran

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa AS menunda serangan terhadap Iran hingga para pemimpin dan perwakilan negara tersebut dapat mengajukan proposal yang konsisten. “Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir serta Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda operasi sampai diskusi selesai,” ujarnya.

“Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir serta Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda operasi sampai diskusi selesai,” kata Trump dalam unggahannya.

Gencatan senjata akan diperpanjang hingga Teheran menawarkan proposal atau negosiasi berakhir. Namun, jangka waktu pasti belum ditentukan. Menurut laporan Iran, negosiator Teheran menolak menghadiri pertemuan dengan AS, menyebutnya sebagai pemborosan waktu.

Data Ekspor dan Indeks Pasar

Ketidakpastian ini juga memengaruhi rencana perjalanan Wakil Presiden JD Vance untuk bergabung dalam perundingan perdamaian. Ekspor Jepang terus meningkat selama tujuh bulan berturut-turut, mencatat surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen ($4,18 miliar) pada Maret, di bawah proyeksi 1,1 triliun yen, menurut data Reuters.

Pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang minggu depan akan menjadi fokus utama bagi investor. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik tipis 0,16% setelah mencapai rekor tertinggi hari Selasa, sementara Kosdaq mengalami penurunan 0,42%. Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 turun 0,59%.

Perubahan Harga Minyak dan Pasar Global

Kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate sebesar 0,80% ke $90,39 per barel dan Brent naik 0,77% ke $99,24 per barel mengiringi ketegangan di Timur Tengah. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 26.221, dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.487,48.

Sementara itu, pasar global ditutup dengan penurunan. S&P 500 turun 0,63% ke 7.064,01, dan Nasdaq Composite menurun 0,59% ke 24.259,96. Dow Jones Industrial Average juga mengalami penurunan 293,18 poin, atau 0,59%, untuk berakhir pada 49.149,38.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *