Important News: Pram beri kesempatan PPSU bekerja kembali usai kasus foto AI di JAKI

Pramono Anung Beri Kesempatan PPSU Bekerja Kembali Usai Kasus Foto AI di JAKI

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kesempatan untuk kembali bekerja kepada tiga petugas dari Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang terlibat dalam pengunggahan foto laporan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang dihasilkan AI. Ini dilakukan setelah mereka menerima surat peringatan (SP) pertama, menurut penjelasan Pramono saat dijumpai usai acara townhall meeting dengan PPSU dan jajaran Pemprov DKI Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Rabu.

“Ada tiga orang yang sudah mendapatkan SP1, dan tadi saya temui mereka secara pribadi. Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka jika masih ingin tetap bekerja di DKI Jakarta,” tegas Pramono.

Jika kesalahan tersebut terulang, Pramono menegaskan bahwa dirinya dan tim tidak akan ragu untuk memberikan tindakan tegas. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi berat kepada Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Pembangunan, Kasi Pemerintahan, serta Lurah Kalisari.

“Untuk atasannya, seperti Kasi Ekonomi Pembangunan dan Kasi Pemerintahan, serta Lurah Kalisari, kami memberikan tugas baru,” jelas Pramono.

Dalam acara tersebut, Pramono menekankan pentingnya kerja sama seluruh jajaran PPSU agar Jakarta terus berkembang. Ia mengakui bahwa seorang pemimpin tidak bisa bekerja sendirian, sehingga berharap seluruh anggota bisa menjalankan tugas dengan baik.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menindak pelanggaran secara tegas, khususnya yang terkait transparansi dan akurasi laporan layanan publik. Pemkot Jakarta Timur juga akan memperketat pengawasan terhadap penggunaan aplikasi JAKI untuk memastikan setiap laporan sesuai kondisi lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *