Pengemudi lansia tabrak depot galon di Jelambar – satu cedera parah
Insiden Tabrak Depot Galon di Jelambar
Satu korban cedera serius ditemukan setelah mobil yang dikemudikan oleh seorang lansia berinisial I (71) menabrak depot galon di Jelambar Baru Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kecelakaan terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.20 WIB, menurut Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan AKP Arif Rahman Hakim.
Pengemudi Tidak Bisa Mengendalikan Mobil
Arif menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena pengemudi tidak mampu mengatur kendaraannya. “Mobil dari arah barat berusaha berbalik ke timur, tetapi karena injak gas, ia tidak bisa mengendalikan arah, sehingga menabrak orang yang sedang membeli air di depot,” ujarnya saat dihubungi Kamis malam.
“Kendaraannya matic, sepertinya kurang fokus,” tambah Arif.
Pengemudi yang merupakan seorang wanita lansia menyetir sendirian tanpa bantuan. “Dia sudah berusia lanjut, bahkan nenek-nenek, tetapi tetap nyetir mandiri,” terang Arif. Tabrakan menyebabkan kaca depot pecah dan melukai seorang pria yang sedang mengambil galon.
Kondisi Korban dan Depot
Korban mengalami luka pada kedua kaki dan tangan kanan yang patah. Setelah kejadian, ia langsung dievakuasi ke klinik terdekat untuk perawatan. Sementara itu, bangunan depot hanya mengalami kerusakan fisik, tetapi alat pengisian tidak rusak.
Arif menyebut depot tetap beroperasi meski ada kerusakan kecil. “(Depot) enggak tutup, masih berjalan. Tapi karena hantaman, ada penyok-penyok di bagian tertentu,” jelasnya.
Penyelesaian Hukum dan Ganti Rugi
Kasus kecelakaan telah diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat. Namun, pihak pengemudi memilih menyelesaikan secara damai. “Dia mediasi kekeluargaan, menanggung tanggung jawab hingga korban sembuh, termasuk ganti rugi untuk depot,” imbuh Arif.
Video Menunjukkan Detik-detik Tabrakan
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat bagian mobil abu-abu masuk ke ruangan depot. Kaca berhamburan ke lantai, sementara darah korban berserakan akibat benturan. Korban dalam kondisi sadar, diterima oleh dua warga untuk dibawa ke rumah sakit menggunakan bajaj.