Key Discussion: RI Mulai Bangun Pabrik Logam Tanah Jarang Bulan Depan, Ini Bocorannya

RI Mulai Melaksanakan Upacara Pembukaan Pabrik Logam Tanah Jarang di Bulan Mei

PT Timah Tbk (TINS) akan mengawali pembangunan fasilitas riset dan produksi mineral tanah jarang (REE) pada bulan Mei 2026. Proyek ini diinstruksikan sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, menjelaskan bahwa perusahaan akan bekerja sama dengan Perminas dalam mengembangkan proyek tersebut.

Kemitraan dengan Perminas

Perminas ditugaskan sebagai pihak yang menangani proses hilirisasi dan pengolahan logam tanah jarang. Restu menyebutkan bahwa PT Timah bertugas sebagai supplier bahan baku REE atau SHP, sementara sisa hasil produksi dari timah akan menjadi bahan utama bagi Perminas.

“PT Timah bertugas sebagai supplier untuk bahan-bahan REE atau SHP-nya. Sisa hasil produksi dari timah akan menjadi bahan utama bagi Perminas, yang nantinya akan mengolahnya menjadi produk-produk ikutannya,” jelas Restu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Selasa (14/4/2026).

Target dan Potensi Ekonomi

Dalam waktu paling lambat dua tahun setelah pembangunan dimulai, pabrik ini diharapkan bisa beroperasi. Restu menambahkan bahwa program ini baru dimulai sekitar 1,5 hingga 2 bulan lalu, sehingga masih dalam tahap evaluasi oleh kedua perusahaan. “Kami laporkan bahwa 20 Mei nanti akan dilakukan upacara pembukaan fasilitas riset dan produksi mineral tanah jarang. Roadmap-nya diresmikan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, dengan nilai ekonomi bahan tambahan timah yang berpotensi meningkat hingga puluhan kali lipat jika diolah menjadi produk bernilai tinggi. Produk-produk yang dihasilkan akan digunakan untuk sektor energi surya, pembangkit listrik, hingga bahan baku kendaraan listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *