Key Issue: Kawal Transformasi Pegadaian, Tribuana Tunggadewi Tekankan Hal Ini!

Mengawal Transformasi Pegadaian, Tribuana Tunggadewi Soroti Poin Penting Ini!

Jakarta, PT Pegadaian sedang melalui proses perubahan signifikan dalam menjalankan operasional bisnisnya. Awalnya, konsep dasar perusahaan tersebut berorientasi pada penyelesaian masalah keuangan melalui jasa gadai. Namun kini, perusahaan berupaya mengajak masyarakat memanfaatkan dana yang dimiliki untuk investasi, seperti pembelian emas. “Saat ini, Pegadaian berfokus pada pemanfaatan dana yang dimiliki masyarakat untuk melakukan investasi, seperti pembelian emas. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengelola kebutuhan finansial secara mandiri dan fleksibel,” ujar Tribuana Tunggadewi, Direktur Human Capital Pegadaian, dalam Top Woman Fest 2026, Sabtu (25/4/2026).

Strategi Transformasi yang Menyentuh Hati

Tribuana, yang akrab disapa Dewi, menjelaskan bahwa transformasi ini tidak hanya mengubah cara beroperasi Pegadaian, tapi juga mengubah cara orang memandang layanan perusahaan. “Kita bukan hanya menawarkan jasa gadai, tapi juga membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya. Sebagai pendukung perubahan ini, Pegadaian meluncurkan aplikasi bernama Tring! yang memungkinkan transaksi finansial daring, termasuk layanan konvensional dan syariah.

Pendekatan Kepemimpinan dengan Hati

Dalam memimpin transformasi, Dewi menerapkan konsep EMAS, yaitu Empower, Mindful, Authentic, Significant Impact. “Dengan pendekatan ini, kita mengajak masyarakat bersama-sama bertransformasi, bukan memaksa,” terangnya. Poin pertama, empower, mengacu pada pemberdayaan pengguna melalui layanan yang menawarkan opsi investasi. Mindful, di sisi lain, menekankan pentingnya empati dan komunikasi yang baik sebelum mengambil keputusan. Authentic berarti pemimpin harus menjadi contoh yang diharapkan, sementara significant impact adalah dampak yang dihasilkan terhadap perusahaan dan lingkungan sekitar.

Jejak Karier dan Penghargaan

Tribuana Tunggadewi, lulusan Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga, memiliki pengalaman luas di sektor keuangan. Sebelum bergabung dengan Pegadaian, ia pernah menjabat sebagai Direktur Compliance & Human Capital di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Direktur Kepatuhan & Risiko di PT Bank BNI Syariah. Prestasi kerjanya dianugerahi penghargaan Top Woman in Shaping Future Ready Organization dalam acara Top Woman Fest 2026 yang diselenggarakan CNBC Indonesia.

Transformasi dari Gadai ke Billion Bank

Menurut Dewi, perusahaan kini tidak hanya beroperasi sebagai penyedia jasa gadai, tetapi juga sebagai institusi keuangan yang menawarkan berbagai layanan, termasuk pembelian dan investasi emas. “Pegadaian kini menggabungkan konsep billion bank, yakni membantu masyarakat membangun kekayaan secara bertahap,” jelasnya. Dengan pendekatan ini, Pegadaian berharap bisa memenuhi kebutuhan finansial masyarakat secara lebih komprehensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *