Topics Covered: Gus Ipul Ditegur BPK Soal Perjalanan Dinas ASN Kemensos

Gus Ipul Ditegur BPK Soal Perjalanan Dinas ASN Kemensos

Jakarta, dalam acara Apel Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos), Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan arahan penting terkait pengelolaan perjalanan dinas oleh pegawai negeri. Ia menekankan perlunya selektivitas dalam pengajuan dan persetujuan kegiatan tersebut, berdasarkan prinsip kepatutan dan transparansi.

Pelaporan Terlambat Jadi Perhatian

“Kadang-kadang pelaporannya terlambat. Yang penting saja masih terlambat kita. Saya dilaporin oleh BPK, temuan-temuannya salah satunya itu banyak orang perjalanan dinas yang terlambat disampaikan,”

Gus Ipul menyoroti kelemahan dalam pengisian laporan perjalanan dinas, yang menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia meminta seluruh ASN lebih disiplin dalam menyampaikan dokumen keuangan secara tepat waktu.

Peningkatan Efisiensi Melalui Rapat Daring

Selain itu, Gus Ipul mengajak pegawai untuk memaksimalkan penggunaan rapat secara online serta kegiatan kedinasan yang dapat diakses melalui platform digital. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi kerja tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Tentu layanan yang menyangkut dengan masyarakat kita akan terus optimalkan,”

Gus Ipul juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam memberikan layanan publik, meski metode pengerjaannya diubah ke format digital.

Polisi Kebijakan Transportasi Ramah Lingkungan

Kemensos tengah merancang kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor, dengan mendorong penggunaan transportasi umum atau kendaraan listrik. Kebijakan ini diharapkan diterapkan setiap hari tertentu dalam seminggu sebagai contoh dari disiplin ASN dalam mendukung lingkungan yang ramah dan hemat energi.

“Sehari menggunakan kendaraan umum, mobil listrik atau motor listrik. Atau sepeda. Atau jalan kaki. Itu sehat juga,”

Langkah ini dirancang untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan kendaraan pribadi dalam aktivitas dinas.

Penggunaan Energi Secara Bijak

Menurut Gus Ipul, penggunaan energi di lingkungan kerja seperti listrik, air, gas, dan fasilitas lainnya harus lebih terarah. Pegawai diminta lebih peka terhadap konsumsi sumber daya tersebut agar tidak terjadi pemborosan.

“Kadang-kadang kita merasa nggak ikut bayar, pakai AC juga seenaknya pagi sampai malam, pada saat pulang lembur lupa matiin. Jadi gunakan energi secara bijak (yakni) air, listrik dan gas,”

Ia menegaskan bahwa efisiensi dalam penggunaan energi adalah bagian dari upaya menciptakan tata kelola keuangan yang baik.

Komitmen Mencegah Korupsi

Gus Ipul juga menyebutkan larangan terhadap pertemuan dengan vendor di luar prosedur pengadaan resmi. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak menerima barang atau jasa tanpa mekanisme yang jelas, demi menjaga integritas institusi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kemensos dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

Perketat Keamanan Kantor

Menurut Gus Ipul, keamanan kantor, ruang rapat, dan identitas pegawai harus diperketat. Ia menyoroti potensi masuknya orang yang tidak berwenang menggunakan kartu identitas Kemensos untuk akses ke area kerja.

“Lewat security kita perketat, jangan-jangan banyak orang pake kartu identitas Kemensos ternyata bukan pegawai kita. Masuk kesini dan ke dalam,”

Selain itu, ia meminta pimpinan unit kerja untuk bertanggung jawab dalam mengawasi disiplin dan kinerja pegawai di lingkungannya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *