Update Data Bansos 2026: Mensos Coret 11.014 Keluarga Penerima Bantuan

Update Data Bansos 2026: Mensos Coret 11.014 Keluarga Penerima Bantuan

Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan penyegaran data DTSEN Volume 2 sebagai dasar pengalihan bantuan sosial triwulan II-2026. Pembaruan ini bertujuan memastikan distribusi bantuan lebih tepat sasaran. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dikenal dengan nama Gus Ipul, menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN secara berkala menjadi langkah penting untuk meningkatkan keakuratan informasi penerima bantuan. “Ada keluarga yang sebelumnya tidak mendapatkan manfaat, kini masuk ke dalam penerima. Juga ada yang sudah menerima tetapi dikeluarkan karena kesalahan klasifikasi, sehingga tidak lagi berhak,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers di kantor Kemensos, Selasa (14/4/2025).

Penyesuaian Penerima Bansos

Dikutip dari pernyataan Gus Ipul, dalam DTSEN Volume 2 tahun 2026, sebanyak 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) dikeluarkan dari daftar bantuan sosial. Angka ini menggambarkan 0,06% dari total penerima bansos pada triwulan I-2026. Sementara itu, Kemensos juga menambahkan keluarga baru yang telah terverifikasi melalui pengecekan lapangan. Dari 77.014 keluarga yang sebelumnya belum memiliki klasifikasi desil, 27.176 keluarga berhasil dikategorikan. Dari jumlah tersebut, 25.665 masuk ke desil 1-4 dan layak menjadi penerima bantuan, sedangkan 1.511 berada di desil 5-10 serta dikeluarkan karena kesalahan data.

“Gus Ipul menegaskan bahwa kami membuka saluran resmi untuk masyarakat yang ingin menyampaikan protes atau laporan terkait status penerima bansos. Masyarakat yang merasa tidak puas diperbolehkan mengajukan sanggahan, selama dilengkapi bukti yang valid agar kami bisa mengevaluasi lebih lanjut,” ujarnya.

Kemensos juga mengintegrasikan data DTSEN dengan informasi kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Langkah ini diharapkan memperkuat keandalan data dan menjaga transparansi dalam penyaluran bansos triwulan II-2026. Dengan demikian, kebijakan bantuan sosial dirancang agar lebih akurat, adil, serta mencakup kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *