Historic Moment: Hari Kartini, Megawati ajak perempuan jadi cahaya peradaban bangsa
Hari Kartini, Megawati Ajak Perempuan Jadi Cahaya Peradaban Bangsa
Dalam perayaan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dan mantan Presiden Indonesia, menekankan peran penting perempuan dalam membentuk peradaban bangsa. Ia menegaskan bahwa perempuan tidak hanya berjuang untuk kesetaraan gender, tetapi juga membebaskan diri dari tekanan politik, ekonomi, dan budaya.
Megawati menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa. Menurutnya, setiap tahun perayaan ini mengingatkan akan semangat perempuan Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Ia mengingat kembali perjuangan perempuan pada 25 Juni 1933, yang dinilainya sebagai bentuk perlawanan visioner terhadap struktur tidak adil akibat kapitalisme dan imperialisme.
“Kesatupaduan perempuan dan laki-laki sebagai satu kekuatan perjuangan melahirkan Pasal 27 ayat (1) UUD 1945, bahwa semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan tanpa kecuali,” ujarnya.
Megawati mengajak perempuan Indonesia untuk mengisi berbagai ruang sosial, politik, dan ekonomi guna mendorong kemajuan peradaban. Ia menekankan pentingnya peran perempuan sesuai amanat Soekarno sebagai “Ibu Pengetahuan” dan penggerak jalan peradaban.
Menurutnya, semangat perjuangan perempuan akan terus menjadi penerang bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan. Megawati juga mendorong perempuan mempelajari buku Sarinah untuk memahami tugas historis mereka. “Dengan cara itu, perempuan akan terus menjadi cahaya penerang bagi seluruh anak bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan,” katanya.
Sebagai penutup, Megawati mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak dan memperkuat semangat perjuangan agar Indonesia bebas dari kemiskinan dan ketidakadilan. “Selamat memperingati Hari Kartini. Terus majukan peradaban bangsa, tingkatkan kualitas pendidikan anak-anak, dan ajarkan semangat perjuangan,” tambahnya.
Megawati menambahkan bahwa peran perempuan sebagai sumber kasih sayang akan menjaga keutuhan bangsa. “Salam Pancasila! Merdeka!” kata Megawati.