Latest Program: Gibran soroti penerangan minim saat tinjau Sentra Pendidikan Mimika

Gibran soroti penerangan minim saat tinjau Sentra Pendidikan Mimika

Mimika, Papua Tengah (ANTARA) – Wakil Presiden Gibran Rakabumimg Raka mengkritik kurangnya pencahayaan di salah satu ruang kelas saat melakukan kunjungan ke Sentra Pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa. Ia mengunjungi SD, SMP, dan SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan serta berinteraksi langsung dengan para siswa dan pendidik. “Gelap sekali ruangan kelasnya. Listriknya mati Pak Guru?” tanya Gibran saat memasuki kelas yang sedang mengajar matematika.

Sambil melihat langit-langit kelas, Gibran menyadari hanya satu lampu yang berfungsi, sehingga cahaya terasa kurang meskipun jendela sudah terbuka.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga meninjau fasilitas seperti laboratorium IPA dan informatika. Di ruangan informatika, ia menanyakan materi yang diajarkan kepada siswa kelas 10 SMA, terutama soal program formula Microsoft Excel. “Belum diajarkan materi formula ya? Input angkanya masih manual, enggak pakai formula? Kapan diajarkan?” tanya Wapres. “Akan diajarkan di kelas 11 Bapak,” jawab Nurhayati, Guru Informatika yang menjabat selama 1 tahun 4 bulan di SMAN tersebut.

Asrama jadi fokus perhatian

Selain ruang kelas, Gibran juga meninjau asrama tempat siswa menginap. Saat memasuki lorong asrama, ia kembali menyoroti minimnya penerangan di bangunan tersebut. “Maintenance-nya agak kurang ya,” ucap Wapres sebelum meninggalkan ruang asrama.

Kepala SMP Negeri Sentra Pendidikan Anton Rante menjelaskan bahwa asrama dibangun untuk memastikan akses pendidikan bagi siswa dari wilayah terpencil. “Kami prioritaskan anak-anak dari daerah jauh seperti pesisir atau kampung yang tidak memiliki keluarga di kota,” katanya. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan siswa, termasuk sekolah, seragam, makanan, dan penginapan, telah didanai pemerintah.

Salah satu siswa SMP, Nikolausma Payau, mengatakan bahwa pengalaman tinggal di asrama memberikan dampak positif. “Saya sangat merasa nyaman di sana, dan kami juga dibimbing seperti orang tua sendiri,” ujarnya. Ia berharap kunjungan Wapres bisa memotivasi siswa untuk terus belajar.

Profil Sentra Pendidikan Mimika

Sekolah Sentra Pendidikan yang berdiri sejak 2010 ini melayani 1.031 siswa, terdiri dari 205 siswa SD, 285 SMP, dan 541 SMA. Kepala SD Negeri Sentra Pendidikan Syamsiah Muksin menyebutkan bahwa institusi tersebut didirikan untuk putra-putri asli Mimika, termasuk dua suku besar Kamoro dan Amungme, serta lima suku kerabat lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Kepala Dinas Pendidikan Mimika Cahyono, serta Kepala SMAN 5 Sentra Pendidikan Martius Wenda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *