Topics Covered: Pelaku deklarasi Malino I-II beri kesaksian ceramah JK sesuai sejarah

Pelaku Deklarasi Malino I dan II Beri Kesaksian Ceramah JK Sesuai Sejarah

Jakarta – Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, para pelaku sejarah deklarasi damai Malino I dan Malino II memberikan pernyataan bahwa ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) di Universitas Gadjah Mada (UGM) sesuai dengan narasi peristiwa sejarah. Forum ini diadakan pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung selama dua jam, dengan suasana terbuka serta menegaskan keharmonisan perdamaian dalam menghadapi polemik terkait isi pidato JK.

John Ruhulessin, salah satu anggota delegasi dari Malino II di Maluku, menyatakan bahwa muatan ceramah JK menggambarkan fakta sosiologis yang sesuai dengan kondisi di wilayah itu. Menurutnya, JK sebagai perwakilan pemerintah dalam perundingan damai langsung berinteraksi dengan masyarakat Ambon dan memahami dinamika konflik yang terjadi. Ia menegaskan bahwa ceramah tersebut tidak bertujuan menistakan agama Kristen.

“Bapak JK tidak pernah membicarakan doktrin agama. Jika pada masa itu doktrin itu diterapkan, saya yakin konflik di Maluku tidak akan terjadi, malah agama justru dipakai sebagai alat legitimasi kekerasan dan pembunuhan,” ujarnya.

Pendeta Rinaldi Damanik dari delegasi Malino I di Poso menambahkan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa isi ceramah JK sesuai dengan narasi sejarah. Ia mengajak siapa pun yang menolak pernyataan JK untuk mempelajari kasus tersebut secara mendalam. “Mari kita belajar lebih dulu, lalu lihat apakah benar-benar ada kesalahan,” katanya.

Ketua DPP Hidayatullah Bidang Organisasi Dudung Amadung Abdullah menegaskan bahwa narasi dalam ceramah JK tidak mengandung delik pidana. Setelah menganalisis isi pidato tersebut, ia menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan JK melakukan penistaan terhadap agama. “Ini menjadi kesempatan baik bagi perwakilan antarumat beragama untuk bersama-sama menenangkan umatnya,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *