Key Discussion: Harga Batu Bara Memanas: India Mulai Panik, di China Pasokan Menipis

Harga Batu Bara Memanas: India Mulai Panik, di China Pasokan Menipis

Kenaikan Harga Batu Bara Melanjutkan Kenaikan

Jakarta, Harga batu bara terus mengalami kenaikan. Refinitiv mencatat, harga kontrak Mei pada perdagangan Rabu (23/4/2026) ditutup di US$ 127,75 per ton, naik 3,23%. Kenaikan ini memperpanjang tren peningkatan harga dalam dua hari terakhir, mencapai 6,1% dari level sebelumnya.

Korelasi Harga Batu Bara dengan Harga Minyak

Penurunan harga batu bara sejalan dengan kenaikan harga minyak. Harga brent kembali menyentuh US$ 100 per barrel setelah Iran menghambat dua kapal di Selat Hormuz. Batu bara sebagai alternatif minyak membuat kedua komoditas ini saling memengaruhi.

India Berupaya Tingkatkan Produksi Batu Bara

Demi menangani lonjakan permintaan, Kementerian Batu Bara India mengusulkan peningkatan kapasitas produksi sebanyak 20-25 juta ton di atas rencana saat ini. Usulan ini memerlukan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang akan diproses pekan depan. “Saya akan bertemu menteri lingkungan untuk membahas peningkatan produksi batu bara guna memenuhi kebutuhan permintaan jangka pendek,” tutur Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan, Dasari Narayana Rao, dilansir dari Indian Times.

“Sekitar 120 pabrik baru besi spons mengonsumsi sekitar 11 juta ton batu bara setiap tahun,” ujarnya.

Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di AS

Dua pembangkit listrik tenaga batu bara di Pennsylvania, Conemaugh dan Keystone, diberitakan masih beroperasi hingga 2032 setelah kesepakatan hukum baru terkait emisi. Sebelumnya, kedua fasilitas tersebut dijadwalkan ditutup pada Desember 2028. Perubahan ini memungkinkan peningkatan kapasitas hingga 3.400 megawatt, yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik daerah.

Permintaan Batu Bara di China Meningkat

Pasar impor batu bara termal di China kembali menguat, terutama untuk tender utilitas listrik dalam pemulihan konsumsi. Pasokan dari Indonesia terbatas, sehingga stok impor berada di level rendah. Kementerian Energi China melaporkan permintaan di enam grup utilitas utama naik ke titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, tender batu bara di China Selatan untuk pengiriman Mei mencapai CNY 563 per ton CFR, termasuk PPN. Untuk pengiriman Juni, harga mendekati CNY 568 per ton. Kargo dengan kalori tinggi masih langka, meski satu utilitas dikabarkan memenangkan tender batu bara Australia 5.500 Kcal/kg NAR seharga CNY 844 per ton CFR, setara US$89,11 per ton. Meski demikian, harga ini masih di bawah penawaran FOB yang mencapai US$92 per ton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *