Sanya siap menjadi tuan rumah Asian Beach Games saat venue telah difinalisasi

Sanya Siap Menyelenggarakan Asian Beach Games ke-6

Dengan beberapa hari tersisa sebelum upacara pembukaan, delapan klaster venue kompetisi untuk Asian Beach Games ke-6 di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, telah siap secara lengkap. Ajang olahraga internasional tersebut akan berlangsung pada 22–30 April dan menjadi acara multi-olahraga besar pertama di Hainan sejak pengoperasian bea cukai khusus di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan dimulai.

Kompetisi menarikkan sekitar 1.790 atlet dari 45 Komite Olimpiade Nasional di seluruh Asia, termasuk Thailand, Malaysia, dan Singapura. Mereka akan berlomba dalam 14 cabang olahraga (15 disiplin) dengan total 62 medali emas diperebutkan. Penyelenggara menyebutkan bahwa total luas venue mencapai 280.000 meter persegi, dilengkapi 10.150 kursi berbayar. Lebih dari 118.000 tiket telah terjual.

Lokasi venue dibagi menjadi enam klaster di sepanjang “Koridor Mimpi Kelapa” di Teluk Sanya, satu di tepi Sungai Sanya, serta satu di Pusat Olahraga Sanya. Seperti disebutkan, lomba voli pantai, panjat tebing, dan bola tangan pantai akan diadakan di Area Pemandangan Tianya Haijiao. Sementara sepak bola pantai, teqball, gulat pantai/jujitsu, layar, swim-run, renang, kabaddi pantai, dan atletik pantai digelar di sepanjang 22 kilometer pantai serta perairan sekitarnya. Perahu naga akan berlangsung di Sungai Sanya, dan bola basket 3×3 serta aula pelatihan mandiri berada di Pusat Olahraga Sanya.

“Tianya Haijiao adalah landmark ikonik Tiongkok—citranya bahkan tercetak pada mata uang negara itu,” kata Martin Fernando Mazur, jurnalis asal Argentina yang mengunjungi fasilitas. Ia menilai penempatan zona kompetisi inti langsung di area pemandangan terkenal sebagai keputusan yang “berani dan imajinatif.”

Selain itu, desain venue menggabungkan elemen totem tradisional dari etnis Li dan Miao di Hainan. Maskot event, “Yaya,” yang menginspirasi dari rusa Eld Hainan, dipasang di area inti semua venue. Lokasi upacara pembukaan dan penutupan menampilkan instalasi cahaya bertema “Rusa Menoleh,” menggambarkan legenda lokal untuk menyampaikan cerita Sanya, yang dikenal sebagai “Kota Rusa” kepada tamu Asia.

“Kami tidak membangun stadion yang terisolasi,” ungkap Huang Chuiqin, Wakil Direktur Eksekutif Departemen Venue Komite Penyelenggara Asian Beach Games Sanya. “Namun, kami menyatukan arena kompetisi langsung di tepi pantai. Setelah ajang ini, fasilitas sementara akan dihancurkan, mengembalikan pantai yang murni kepada masyarakat setempat.”

Sumber: Komite Penyelenggara Asian Beach Games ke-6 Sanya 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *