Bongkar Konspirasi Global – FBI Titip Pesan ke Polri
Bongkar Konspirasi Global, FBI Titip Pesan ke Polri
Kemitraan antara Polri dan FBI telah mengungkap jaringan kejahatan siber internasional yang mencapai kerugian lebih dari 20 juta dolar AS atau setara 342 miliar rupiah. Selain menangkap pengembang, lembaga tersebut juga menyita domain-domain penting yang terlibat dalam aktivitas ilegal ini. Menurut pernyataan FBI yang dikutip dari The Hacker News, penangkapan ini menghentikan sumber daya utama para pelaku untuk memperoleh akses tak sah ke akun korban.
Perangkat Lunak Penipuan
Jaringan tersebut menggunakan software bernama W3LL, yang diklaim memiliki berbagai fitur seperti alat phishing khusus, layanan milis, serta akses ke server yang diretas. Software ini mampu menyebarkan situs palsu yang meniru tampilan asli dan menyerupai portal login. Melalui kejahatan ini, pelaku mampu mencuri kredensial akun dari ribuan korban.
“Ini bukan sekadar phishing, ini menjadi platform kejahatan siber yang menyediakan layanan lengkap,” kata Agen Khusus FBI Atlanta, Marlo Graham.
W3LL Store, fasilitas yang melibatkan penjualan kredensial curian serta akses sistem tanpa izin, termasuk koneksi remote desktop, telah aktif sejak 2019 hingga 2023. Laporan tahun lalu menyebutkan bahwa perangkat phishing Sneaky 2FA mengambil bagian kode dari W3LL Store, sementara versi bajakan software tersebut telah beredar beberapa tahun silam. FBI juga bekerja sama dengan Polri untuk mengamankan kunci domain phishing, menjadikan operasi ini sebagai kerja sama pertama antara AS dan Indonesia dalam menangani pengembang perangkat phising.
Kantor FBI di Atlanta memberikan apresiasi kepada Polri atas upaya penangkapan developer dengan inisial G.L. Tanpa pengamanan yang dilakukan pihak berwajib, para pelaku cybercrime kehilangan akses ke akun korban yang telah berhasil diretas.