Solution For: Pulang dari Luar Angkasa, Astronot NASA Lupa Cara Jalan di Bumi

Setelah Misi Luar Angkasa, Astronot NASA Mengalami Kesulitan Berjalan di Bumi

Astronaut NASA yang kembali ke Bumi setelah mengorbit Bulan dalam misi Artemis II mengalami gangguan dalam keseimbangan tubuh. Setelah 10 hari di luar angkasa, mereka kesulitan bergerak normal saat kembali menghadapi gravitasi Bumi. Empat orang yang pulang adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta Jeremy Hansen. Pesawat mereka mendarat di Samudera Pasifik, dekat San Diego, lalu dibawa ke kapal dok amfibi USS John P Murtha.

Kondisi Astronot Setelah Mendarat

Saat keluar dari helikopter, para astronot terlihat membutuhkan bantuan untuk berdiri. New York Post melaporkan, dua asisten sigap mengapit setiap anggota tim di sisi kiri dan kanan. Seorang petugas lain menyiapkan kursi roda sebagai antisipasi jika ada anggota yang merasa lemah. Namun, semua astronaut masih mampu berjalan tanpa alat bantu, meski satu di antara mereka sempat bergerak dengan memperlihatkan tangan.

“Keempat orang tersebut dalam kondisi stabol dan hijau,” ujar Wiseman. Artinya, mereka dalam keadaan baik.

Risiko Mikrogravitasi pada Tubuh

Misi ke luar angkasa berisiko memengaruhi kesehatan fisik. Efek mikrogravitasi bisa menyebabkan darah berkumpul di kepala, mengganggu saraf optik. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah seperti gangguan keseimbangan, mual, serta perubahan pola tidur. Selain itu, massa otot bisa berkurang hingga 20% dalam dua minggu, sementara kepadatan tulang turun 2% per bulan.

Perjalanan dan Prospek Misi Selanjutnya

Artemis II membawa para astronaut menyusuri jarak 252.756 mil, lebih jauh daripada Apollo 13 yang sebelumnya mencapai 248.655 mil. Setelah penelitian data dari misi ini, NASA akan menyusun rencana penerbangan lintas Bulan tanpa pendaratan. Dalam dua tahun ke depan, manusia mungkin akan melihat kembali pendaratan di Bulan melalui Artemis IV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *