Topics Covered: Pemasok Senjata AS Bawa Petaka Baru, Semua Diminta Waspada

Pemasok Senjata AS Bawa Petaka Baru, Semua Diminta Waspada

Kekhawatiran tentang Model AI Terbaru

Dari Jakarta, perusahaan AI bernama Anthropic kembali menjadi sorotan setelah terlibat konflik dengan pemerintah AS. Model terbaru yang diperkenalkan, Mythos, dianggap berpotensi menyebabkan ancaman serius. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan peringatan kepada para CEO bank nasional. Mereka mengatakan bahwa model AI ini mungkin menimbulkan risiko keamanan siber baru.

Sepekan terakhir, Anthropic sedang berdiskusi dengan pejabat AS mengenai kemampuan model tersebut dalam menyerang dan melindungi sistem digital. Dalam pernyataannya, perusahaan ini memutuskan menunda peluncuran Mythos secara luas, karena khawatir mengungkap celah keamanan yang belum diketahui. Sumber dekat dengan kasus ini menyebut bahwa Anthropic proaktif memberikan informasi ke pejabat senior AS dan pemangku kepentingan industri utama sebelum peluncuran.

Kebutuhan Diskusi Darurat di Inggris

Di sisi lain, regulator keuangan Inggris juga mengadakan pertemuan darurat dengan lembaga keamanan siber pemerintah dan bank besar. Diskusi ini fokus pada risiko yang mungkin muncul akibat kemunculan Mythos, menurut laporan dari Reuters, Senin (13/4/2026). Pejabat dari Bank of England, Financial Conduct Authority, dan Departemen Keuangan Inggris sedang berkolaborasi dengan Pusat Keamanan Siber Nasional untuk mengevaluasi kelemahan sistem IT kritis yang diidentifikasi oleh model AI terbaru.

Kabar tersebut diambil dari dua sumber yang diberi akses ke pembicaraan internal. Anthropic tidak memberikan komentar terhadap permintaan Reuters, sementara BoE, FCA, dan NCSC menghindari penjelasan. Kementerian Keuangan Inggris belum dapat dihubungi untuk memberi pernyataan.

“Tool AI Anthropic digunakan militer AS dalam operasi perang melawan Iran pada 28 Februari 2026,” kata laporan WSJ. Model ini antara lain digunakan untuk simulasi, penargetan, dan analisis intelijen.

Sebelumnya, Anthropic menjadi sorotan karena menolak penggunaan alat AI-nya oleh pemerintah AS untuk menciptakan senjata otonom dan menelusuri aktivitas warga AS. Perusahaan ini dianggap sebagai pemasok senjata canggih bagi militer AS dengan kontrak besar. Penolakan tersebut menyebabkan Trump marah dan melarang penggunaan alat AI Anthropic di seluruh lembaga pemerintah. Meski demikian, Anthropic dimasukkan ke daftar hitam ‘risiko rantai pasok’, tetapi pengadilan kemudian menyatakan bahwa keputusan itu tidak sah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *