What Happened During: Mau Kalahkan Starlink, Amazon Minta Bantuan Apple
Mau Kalahkan Starlink, Amazon Minta Bantuan Apple
Kerja Sama Strategis dengan Globalstar dan Apple
Amazon terus memperkuat kehadirannya di sektor layanan internet berbasis satelit LEO, yang bertujuan untuk melawan dominasi Starlink. Pada akhir Maret 2026, perusahaan meluncurkan kolaborasi dengan Globalstar dan Apple. Dalam kesepakatan ini, Amazon akan mengakuisisi Globalstar dengan nilai transaksi sebesar US$11,57 miliar. Perusahaan mendapatkan kendali atas operasi satelit, infrastruktur, serta aset, termasuk lisensi spektrum global yang dimiliki Globalstar.
dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (15/4/2026)
Kerja sama ini juga mencakup pengembangan satelit baru dan armada yang akan beroperasi dalam jaringan Amazon. Perusahaan mengatakan sistem tersebut akan segera diluncurkan pada 2028. Selain itu, Apple berperan dalam menyediakan konektivitas satelit untuk fitur iPhone dan Apple Watch.
Langkah Strategis Amazon untuk Kehadiran Satelit Internet
Dalam perjanjian, Apple memiliki 20% saham di Globalstar sejak 2024. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan konstelasi satelit dan mengembangkan infrastruktur perusahaan. Globalstar juga mendukung fitur emergency SOS yang tersedia di perangkat Apple, memungkinkan pengguna mengirim pesan teks saat tidak ada sinyal telekomunikasi.
Perkembangan Proyek Satelit Amazon
Amazon mulai fokus pada layanan internet berbasis satelit sekitar enam tahun lalu. Perusahaan menggunakan terminal berbentuk persegi untuk menyediakan koneksi. Sampai saat ini, lebih dari 240 satelit telah diluncurkan, bekerja sama dengan United Launch Alliance dan SpaceX untuk tugas peluncuran.
Perbandingan dengan Starlink
Secara jumlah, Amazon masih kalah jauh dari Starlink. Layanan SpaceX telah mengirimkan lebih dari 10 ribu satelit dengan lebih dari 9 juta pengguna. Namun, perusahaan berupaya mengejar ketertinggalan melalui kolaborasi strategis ini.