Special Plan: Desa EKI Situ Cipanten Majalengka Masuki Tahap Inkubasi, OJK Dorong Ekonomi Berbasis Wisata

Desa EKI Situ Cipanten Majalengka Memasuki Tahap Inkubasi, OJK Dorong Ekonomi Berbasis Pariwisata

Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) yang berlokasi di kawasan wisata Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, resmi memasuki fase inkubasi sejak April 2026. Ini menunjukkan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon untuk memperkuat literasi keuangan dan akses masyarakat ke layanan finansial, demi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Fase Inkubasi sebagai Lanjutan dari Pra-Inkubasi 2025

Tahap inkubasi ini merupakan kelanjutan krusial dari fase pra-inkubasi yang berjalan selama 2025. Inisiatif tersebut bertujuan memberdayakan warga sekitar melalui penguatan kapasitas dan ekspansi akses ke produk keuangan formal. Tujuan utama adalah mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pendukung pariwisata.

“Program Desa EKI tidak berhenti pada pencanangan semata, melainkan harus berkelanjutan hingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib.

Strategi Pariwisata sebagai Pendorong Ekonomi Inklusif

Situ Cipanten dianggap sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan ekonomi berbasis pariwisata. Kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta industri jasa keuangan menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif.

Durasi inkubasi fokus pada peningkatan literasi keuangan dan penggunaan layanan finansial oleh masyarakat. Hal ini penting untuk memastikan warga tidak hanya paham tentang keuangan, tetapi juga aktif mengaplikasikannya dalam membangun usaha. Sejumlah lembaga keuangan, seperti Bank bjb, PT Perumda BPR Majalengka, dan Rumah BUMN PLN Cirebon, turut berperan dalam menyediakan produk tabungan dan pembiayaan sesuai kebutuhan lokal.

“Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal,” ungkap Bupati Majalengka, Eman Suherman.

Situ Cipanten terbukti menjadi destinasi wisata yang menarik 20.142 pengunjung pada libur Lebaran 2026. Angka ini menggarisbawahi potensi ekonomi besar yang bisa diakses melalui sektor pariwisata. Dukungan OJK Cirebon juga membantu mendorong pertumbuhan usaha ramah difabel, serta memastikan akses keuangan yang optimal untuk masyarakat sekitar.

Peran Sinergi dalam Membangun Ekonomi Inklusif

Kolaborasi antara OJK, pemerintah, dan industri jasa keuangan diharapkan mampu memaksimalkan peluang ekonomi di Situ Cipanten. Langkah ini menegaskan pentingnya ekosistem keuangan yang kuat sebagai pendorong keberlanjutan pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *