Latest Program: KAI-Surge-Huawei kerja sama hadirkan 5G di perkeretaapian Indonesia
KAI, Surge, dan Huawei Berkolaborasi Percepat Penerapan Teknologi 5G di Sistem Kereta Api Indonesia
Jakarta – Tiga perusahaan besar, yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), serta PT Huawei Tech Investment, telah menyepakati kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman. Tujuan utamanya adalah mendorong penggunaan teknologi 5G dan kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh dalam operasional kereta api nasional. CEO KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa MoU ini diharapkan menjadi awal dari langkah lompatan besar menuju masa depan yang lebih maju.
Dalam kesepakatan ini, ketiga pihak akan fokus pada tiga bidang utama: Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), sistem komunikasi 5G FRMCS, serta aplikasi deteksi gerbong barang berbasis AI. Kolaborasi di bidang ICT melibatkan pembangunan jaringan backbone, penerapan layanan nirkabel di fasilitas stasiun dan depo, serta penggunaan solusi cloud untuk memastikan kelangsungan bisnis dan kemudahan peningkatan layanan.
Penerapan Jaringan 5G FRMCS untuk Meningkatkan Kualitas Operasional
Salah satu area kerja sama melibatkan pengembangan jaringan 5G FRMCS, yang diharapkan memperkuat keamanan, efisiensi, serta standar layanan dalam industri transportasi kereta api. Proyek percontohan akan diuji coba di jalur Rangkasbitung–Tanah Abang, khususnya untuk meningkatkan keselamatan saat perlintasan sebidang dan pengaturan perjalanan kereta secara lebih cerdas.
Deteksi Gerbong Barang Berbasis AI untuk Otomatisasi Pemantauan
Bidang ketiga mengutamakan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam deteksi gerbong barang. Teknologi ini akan membantu menganalisis video secara real-time, mendeteksi gangguan secara akurat, dan memberikan peringatan otomatis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perputaran gerbong serta mengurangi ketergantungan pada inspeksi manual.
“Karena di industri transportasi ini, keselamatan merupakan prioritas utama yang tidak boleh dibiarkan berkurang,” ujar Bobby Rasyidin.
“Solusi 5G FRMCS dan aplikasi berbasis AI kami akan memfasilitasi transformasi operasional kereta api Indonesia, termasuk komunikasi instan, manajemen perjalanan cerdas, serta pemeliharaan yang lebih tepat waktu,” kata Raymond Zuo dari Huawei.