Main Agenda: Menaker siapkan “kado” bagi pekerja jelang May Day 2026
Menaker Siapkan “Kado” Bagi Pekerja Jelang May Day 2026
Jakarta, Rabu (tanggal) – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan sedang merencanakan kejutan untuk para pekerja menjelang perayaan Hari Buruh pada 1 Mei 2026. Ia menjelaskan, langkah tersebut dipersiapkan dalam rangka mengantisipasi pemutusan hubungan kerja yang tercatat sejak awal tahun hingga Maret 2026, yaitu sebanyak 8.389 orang.
“Pemerintah akan mengumumkan langkahnya dalam waktu dekat. Kita akan bentuk sesuatu nanti, tunggu saja,” ujarnya.
Menaker Yassierli enggan merinci detail soal hadiah yang akan diberikan. Ia menyatakan, banyak hal menarik akan terungkap menjelang May Day. “Menjelang 1 Mei nanti, kita ada banyak kejutan, lah,” tambahnya.
Isu Utama yang Dibawa KSPI
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan, buruh akan menyoroti beberapa masalah penting dalam perayaan May Day 2026. Diantaranya adalah pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru, setelah instruksi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membentuk undang-undang tersebut dalam dua tahun.
“Undang-undang yang dimaksud adalah versi baru, bukan revisi atau penambahan dari aturan yang sudah ada,” jelas Said.
Permintaan KSPI Terhadap Pemerintah
KSPI juga mengusulkan delapan isu krusial, termasuk menolak outsourcing dan upah murah yang dinilai merugikan pekerja. Selain itu, mereka menuntut reformasi pajak dengan menaikkan PTKP menjadi Rp7,5 juta serta menghapus pajak untuk THR, pesangon, JHT, dan pensiun.
“Kita mendesak pemerintah menghentikan ancaman PHK akibat dampak perang global dan kebijakan impor,” tambah Said.
Perusahaan yang Mulai Efisiensi Tenaga Kerja
Menurut Said, sejumlah perusahaan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur sudah memulai diskusi tentang efisiensi karyawan. Ia menyoroti peningkatan biaya produksi, khususnya dari sektor energi, sebagai penyebab utama pengangguran. “BBM industri yang tidak disubsidi mengalami kenaikan, sehingga menggangu operasional perusahaan,” katanya.