Meeting Results: Polri-PBB perkuat kerja sama guna dukung misi perdamaian dunia
Polri dan PBB Tingkatkan Kolaborasi untuk Dukung Misi Perdamaian Global
Jakarta – Pertemuan antara Polri dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilakukan untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung upaya perdamaian dunia. Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah peningkatan keamanan serta kenyamanan bagi anggota yang bertugas di daerah konflik. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Senin, dengan delegasi dari Divisi Kepolisian PBB yang dipimpin oleh Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen dan Mehmet Ata Yenigun, serta Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan timnya.
Aplikasi Kepercayaan PBB pada Polri
Dalam keterangan resmi, Wakapolri menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PBB kepada Polri dalam berbagai operasi internasional. Ia menegaskan bahwa kontribusi Polri terus diperluas, baik melalui pengiriman anggota maupun perbaikan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pembangunan kapasitas, Polri akan mengadakan Annual FPU Commanders Workshop pada 20–24 April 2026, serta menyelenggarakan Annual Commanders Strategic Course di bulan Juli. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional secara sistematis.
Personel Polri di Berbagai Misi
Saat ini, Polri menempatkan 140 personel Formed Police Unit (FPU) di misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah. Selain itu, ada 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima operasi perdamaian lainnya.
Wakapolri menegaskan bahwa prioritas utama dalam misi adalah menjamin keselamatan anggota. Ia menyatakan bahwa Polri akan meningkatkan komunikasi dan sinergi dengan PBB untuk memastikan keberhasilan tugas di lapangan.
“Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia,” tambahnya.
Di sisi lain, Faisal Shahkar, United Nations Police Adviser, mengapresiasi peran Polri dalam misi-misi perdamaian. Ia berharap kerja sama ini terus dikembangkan untuk meningkatkan kontribusi bersama.
“Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” katanya.
Menurut Shahkar, observasi dari berbagai misi menunjukkan bahwa personel Polri menampilkan profesionalisme, disiplin, dan kemampuan adaptasi yang sesuai dengan standar operasional PBB.