Main Agenda: Zulhas sebut Kopdes Merah Putih sebagai infrastruktur ekonomi desa
Zulhas sebut Kopdes Merah Putih sebagai infrastruktur ekonomi desa
Dalam sebuah wawancara di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, akrab disapa Zulhas, mengungkapkan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi bagian dari infrastruktur nasional yang dibangun untuk meningkatkan akses ekonomi desa. Menurutnya, keberadaan koperasi ini akan membantu masyarakat pedesaan dalam memperoleh layanan logistik, keuangan, serta akses ke pasar ekonomi.
“Setelah 30 ribu unit Kopdes Merah Putih selesai tahun ini, koperasi tersebut akan berperan sebagai pembeli (offtaker),” ujar Zulhas setelah rapat koordinasi di Jakarta, Senin.
Zulhas menjelaskan bahwa koperasi desa akan bertindak sebagai pihak yang membeli hasil pertanian, seperti gabah atau jagung, apabila harga produk tersebut turun di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Selanjutnya, barang tersebut akan disalurkan ke Bulog untuk distribusi lebih lanjut. Ia juga menambahkan bahwa truk atau pikap di Kopdes Merah Putih akan digunakan untuk mengangkut hasil panen dari desa ke pusat.
Menurut Zulhas, koperasi ini tidak hanya fokus pada pertanian, tetapi juga akan menjadi penyalur hasil perikanan, penyedia LPG, agen pupuk, serta pusat distribusi bantuan sosial. Dengan adanya Kopdes, petani dan nelayan bisa lebih tenang dalam berproduksi karena harga jual produk mereka dijamin oleh pemerintah.
Kopdes Merah Putih juga akan menyediakan layanan keuangan melalui kerja sama dengan perbankan, seperti BRILink dan BNI Link. Zulhas menyebutkan bahwa koperasi akan menawarkan pinjaman dengan bunga 6 persen untuk mendukung usaha masyarakat pedesaan, termasuk sektor pertanian.
Dalam hal penyaluran bantuan sosial, Zulhas menegaskan bahwa beras 10 kilogram dan tunai PKH akan dikirim ke Kopdes terlebih dahulu sebelum disalurkan ke warga. “Dari pusat dikirim ke Kopdes, lalu koperasi yang akan menyalurkan kepada masyarakat di lokasi, agar distribusi tepat sasaran,” kata dia.
Pemerintah menargetkan 30 ribu unit Kopdes Merah Putih selesai dibangun pada Juni–Juli 2026. Selain itu, negara juga sedang merekrut 30 ribu manajer koperasi untuk memastikan operasional yang profesional dan modern.