Key Strategy: Sesal Fadly Alberto Coreng Nama Baik Timnas Indonesia

Sesal Fadly Alberto Coreng Nama Baik Timnas Indonesia

Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Fadly Alberto, mengakui kesalahannya saat menendang pemain Dewa United, Rakha Nurkholis, di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 pada hari Minggu (19/4). Peristiwa tersebut memicu kegaduhan dan menurunkan citra Timnas Indonesia. Fadly meminta maaf secara tulus kepada publik serta tim nasional.

“Saya menyesal karena tindakan saya merusak reputasi Timnas Indonesia. Saya juga minta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang terjadi,” ujarnya.

Fadly, yang berusia 17 tahun, dikenal sebagai salah satu pemain muda yang sering dimasukkan ke dalam skuad timnas. Ia sudah menjadi bagian dari timnas sejak kategori usia 16 tahun. Namun, insiden di laga Dewa United melawan Bhayangkara Presisi berpotensi menghambat karier dan keikutsertaannya dalam rencana pelatih U-20, Nova Arianto.

Aksi tendangan kungfu yang dilakukannya saat pertandingan memperoleh sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Fadly mengakui siap menerima hukuman yang diberikan dan berjanji tidak mengulangi kesalahan tersebut. “Saya bersedia menerima sanksi yang setimpal, serta berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan serupa lagi di masa depan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *