Pemkot dan DPRD ajak perempuan lebih siap jaga ketahanan pangan
Pemkot dan DPRD Ajak Perempuan Lebih Siap Jaga Ketahanan Pangan
Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pemerintah Kota Jakarta Barat bekerja sama dengan anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A, Hilda Kusuma Dewi, mengadakan kegiatan urban farming untuk meningkatkan peran perempuan dalam menghadapi risiko krisis pangan. Kegiatan ini bertujuan mendorong keterlibatan wanita dalam menjaga kelengkapan pangan di tengah ancaman ekonomi yang tidak stabil dan durasi kemarau yang memanjang.
“Kita perempuan harus selalu siap. Siap dalam hal apa? Tentu dalam hal kesiapan menghadapi ketersediaan pangan,” ujar Hilda saat acara di lokasi tersebut, Selasa.
Hilda menegaskan bahwa perempuan berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Ia menyampaikan, pihaknya dan Pemkot Jakbar serta sejumlah masyarakat melakukan penanaman tanaman alternatif seperti singkong, ubi, jagung, labu madu, serta sayuran kangkung dan caisim. Tanaman yang dipilih diklaim mudah dibudidayakan di wilayah perkotaan dan memiliki siklus pertumbuhan singkat, yaitu kurang dari tiga bulan.
Menurutnya, pengembangan pertanian perkotaan juga membantu perempuan mengelola keuangan rumah tangga. “Menanam sendiri tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sehat, tetapi juga membantu mengurangi pengeluaran keluarga,” tambahnya.
“Perempuan memiliki banyak kemampuan. Dalam sistem kenegaraan, istilah Ibu Kota dan Ibu Pertiwi menggambarkan peran mereka sebagai pondasi,” ungkap Iin Mutmainnah, Wali Kota Jakarta Barat.
Iin menekankan bahwa perempuan saat ini memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin di berbagai bidang. Namun, ia menambahkan bahwa dukungan dari laki-laki, seperti suami, ayah, atau anak, sangat penting untuk mendukung kemajuan perempuan. “Dukungan pihak laki-laki di sekitar sangat krusial bagi kesuksesan peran perempuan,” lanjut dia.