Key Discussion: Thailand dukung kembalinya Myanmar ke dalam ASEAN

Thailand Dukung Kembalinya Myanmar ke ASEAN

Dalam kunjungan kerja ke Myanmar, Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menyatakan telah bertemu dengan Presiden Min Aung Hlaing dan membahas langkah-langkah untuk mempercepat pemulihan keanggotaan Myanmar dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Pertemuan tersebut dilakukan di Naypyidaw, dengan fokus pada upaya perdamaian, penguatan kerja sama antar negara batas, serta peningkatan partisipasi regional yang lebih aktif.

Tujuan Kepada Jantung Kembali

Sihasak menekankan pentingnya Myanmar mengatasi kekhawatiran internal terkait ASEAN dan meminta negara itu untuk memperlihatkan komitmen dalam berpartisipasi penuh melalui proses bertahap. Ia juga menyambut baik keputusan pemberian grasi bagi sejumlah tokoh politik yang ditahan, dengan harapan langkah ini membantu proses rekonsiliasi nasional.

“Thailand bersama ASEAN dan organisasi internasional akan terus berupaya memperluas bantuan kemanusiaan kepada warga Myanmar yang terkena dampak konflik,” ujar Sihasak.

Minggu lalu, Myanmar mengumumkan penghapusan hukuman mati bagi semua terpidana menjadi penjara seumur hidup. Ini merupakan langkah pertama dari pemimpin junta Min Aung Hlaing setelah menjabat sebagai presiden. Di antara yang menerima pengurangan hukuman adalah mantan presiden Aung San Suu Kyi, yang kini diasingkan dan menjalani hukuman 27 tahun setelah total divonis 33 tahun.

Sihasak menambahkan bahwa Bangkok sedang mengeksplorasi kemungkinan peningkatan bantuan kemanusiaan dari ASEAN dan lembaga internasional. Ia juga mendorong deeskalasi konflik, menuntut pengurangan penggunaan kekuatan di wilayah perbatasan, serta gencatan senjata penuh setelah pesawat tempur Myanmar secara keliru menjatuhkan bom ke wilayah Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *