Key Strategy: BMKG gandeng swasta untuk OMC cegah karhutla di Jambi dan Sumsel

BMKG Gandeng Swasta untuk OMC Cegah Karhutla di Jambi dan Sumsel

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan bersama sektor swasta, terutama saat musim kemarau yang memicu peningkatan titik panas. Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menjelaskan bahwa inisiasi OMC berasal dari Kementerian Kehutanan, dengan dukungan dari berbagai pihak swasta. Operasi ini bertujuan memperkuat potensi hujan di wilayah rawan kebakaran, seperti lahan gambut, untuk mencegah risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Target Operasi dan Strategi Pemantauan

Menurut Budi Harsoyo, BMKG berperan sebagai pengawas serta pemberi supervisi teknis selama operasi OMC di dua provinsi tersebut. Meski tugas utama dilakukan oleh operator swasta, BMKG memastikan keakuratan target dan strategi setiap hari. “Supervisi dari BMKG menjadi kunci untuk menentukan sasaran operasi,” tambahnya.

BMKG dalam tahap koordinasi dengan stakeholders di Jambi dan Sumatera Selatan. Atas inisiasi dari Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Perusahaan HTI. Stakeholder lain juga meliputi Pemerintah Daerah/BPBD setempat dan BNPB untuk membasahi kembali lahan melalui OMC.

Kolaborasi dengan Wilayah Lain

OMC juga sedang dijalankan di Riau dan Kalimantan Barat, dengan fokus meningkatkan tinggi muka air tanah gambut agar mampu tahan terhadap kebakaran saat curah hujan berkurang. BMKG mengonfirmasi hingga Selasa (21/4) jumlah titik api di Indonesia mencapai 1.777 titik, dengan sebaran terbanyak di Riau dan Kalimantan Barat. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sinergi Lintas Sektor

Dalam upaya pencegahan karhutla, BMKG berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, serta BPBD lokal. Budi menekankan pentingnya integrasi data cuaca BMKG dengan keterlibatan sektor-sektor lain untuk mengurangi risiko bencana di daerah rawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *