Meeting Results: Jawaban I.League Soal Turnamen Pendamping Super Leagus Musim Depan
Jawaban I.League Soal Turnamen Pendamping Super Leagus Musim Depan
Dalam upaya memperkuat kompetisi sepak bola nasional, I.League dan PSSI telah menggagas adanya turnamen tambahan yang diselenggarakan di tengah berlangsungnya Super League. Wacana ini muncul selama rapat Exco PSSI di Jakarta, Rabu (15/4/2026), yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Wakil Ketua Umum, anggota Exco, serta jajaran Direksi I.League. Diskusi utama meliputi perkembangan dan peningkatan kualitas kompetisi, mulai dari liga utama, liga kedua, hingga ajang usia dini.
Satu topik yang menarik perhatian adalah kemungkinan penyelenggaraan turnamen pendamping selama musim kompetisi. “PSSI saat ini sedang menghitung dampak adanya turnamen tambahan,” ujar Erick Thohir. Menurutnya, jika turnamen tersebut diterapkan, jumlah pertandingan klub bisa meningkat hingga 40 lebih atau bahkan 43. “Detailnya nanti akan diumumkan oleh pihak liga,” tambahnya.
“Kami sudah bertemu dengan PSSI dan mengajukan beberapa program, termasuk situasi musim ini serta rencana di masa depan,” kata Asep Saputra, Direktur Operasional I.League. “Tujuan kami adalah meningkatkan kualitas pertandingan melalui penerapan aturan yang lebih ketat, sekaligus memberi ruang lebih luas bagi klub dan pemain dalam mengikuti laga-laga tambahan. Bentuk dan detailnya akan kami sampaikan setelah rancangan benar-benar matang,” imbuhnya.
Turnamen tambahan ini dianggap mirip dengan format yang digunakan di beberapa liga besar Eropa, seperti Piala Liga Inggris atau Coppa Italia. Sebagai catatan, Piala Indonesia—yang sebelumnya menjadi ajang pendamping liga—terakhir kali digelar pada 2019. PSM Makassar memenangkan gelaran tersebut. Sejak saat itu, turnamen tersebut belum kembali diadakan, sehingga klub tidak memiliki wadah kompetisi domestik di luar jadwal reguler.
Dengan adanya pembicaraan serius antara I.League dan PSSI, turnamen pendamping kini memiliki peluang untuk kembali dihidupkan. Namun, kedua pihak masih menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan diberikan setelah rancangan resmi siap dipresentasikan.