New Policy: Iran Umumkan Buka Selat Hormuz Selama Gencatan, Trump Semringah

Iran Umumkan Buka Selat Hormuz Selama Gencatan, Trump Semringah

Dalam pengumuman terbaru, Iran mengungkapkan bahwa seluruh jalur perdagangan minyak global di Selat Hormuz kini terbuka. Langkah ini dilakukan secara bersamaan dengan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Menurut Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, seluruh rute bagi kapal komersial melalui Selat Hormuz dianggap aman selama masa gencatan senjata berlangsung.

Araghchi menambahkan bahwa kapal-kapal tersebut wajib melewati “rute terkoordinasi” yang ditetapkan oleh otoritas maritim Iran. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon dimulai pukul 17.00 waktu setempat pada hari Kamis, dengan durasi 10 hari.

“IRAN BARU SAJA MENGUMUMKAN SELAT IRAN TELAH SEPENUHNYA TERBUKA DAN SIAP UNTUK DILEWATI SEPENUHNYA. TERIMA KASIH!”

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyambut baik pengumuman Iran tersebut. Ia menyebutkan bahwa Selat Hormuz kini kembali dibuka, meski gencatan senjata akan berakhir dalam lima hari. Trump mengunggah pernyataannya di platform Truth Social, menunjukkan kegembiraannya atas pembukaan kembali jalur laut tersebut.

Sebelumnya, Iran menutup Selat Hormuz sebagai bentuk tekanan terhadap Amerika Serikat dan Israel. Tindakan ini diambil setelah kedua pihak menggempur negara tersebut secara intens sejak 28 Februari. Penutupan ini menyebabkan kekhawatiran di kalangan negara-negara mengenai krisis bahan bakar minyak dan kenaikan harga.

Perdana Menteri Iran juga menyoroti serangan gabungan AS dan Israel terhadap Lebanon. Situasi di Selat Hormuz semakin memanas setelah AS memblokade kapal-kapal Iran setelah negosiasi antara kedua belah pihak gagal. Perundingan damai yang dilakukan di Islamabad, Pakistan, beberapa hari lalu berakhir buntu. AS menuntut Iran untuk mengakhiri program nuklirnya, sementara Teheran menolak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *