Special Plan: Pertamina: Armada dari galangan nasional perkuat distribusi energi
Pertamina: Armada dari galangan nasional perkuat distribusi energi
Dari Jakarta, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan bahwa kapal tanker MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan, yang dibangun oleh galangan kapal nasional PT PAL Indonesia, berkontribusi dalam penguatan distribusi energi di Indonesia.
“MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan adalah representasi nyata karya anak bangsa yang tidak hanya memperkuat distribusi energi nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun armada tanker modern yang kompetitif untuk kebutuhan domestik maupun internasional,” ujar Roberth dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Kedua kapal ini menjadi bukti nyata kemampuan industri maritim nasional dalam menghadirkan armada tanker berkualitas untuk mendukung distribusi energi Indonesia. Dengan kapasitas angkut sekitar 25.528 kiloliter bahan bakar minyak (BBM), setara lebih dari 25 juta liter per pelayaran, kapal tersebut memiliki panjang sekitar 157,2 meter dan lebar 27,7 meter.
Desain khusus dari kapal ini memungkinkan operasi optimal di berbagai pelabuhan Indonesia serta jalur pelayaran internasional. Kapasitas besar dan dimensi strategisnya menjadikan kedua kapal sebagai bagian kunci dalam sistem logistik energi nasional.
MT Pagerungan berfungsi sebagai kapal general purpose domestik, mengangkut BBM dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi ke daerah-daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, serta kawasan timur Indonesia. Sementara MT Pangkalan Brandan melayani rute internasional, termasuk jalur ke Singapura dan Malaysia, sebagai kapal general purpose Product International Operation (PIO).
Dengan peran ganda domestik serta internasional, kedua kapal ini saling melengkapi dalam menjaga stabilitas pasokan energi. MT Pagerungan memastikan distribusi BBM mencapai berbagai wilayah Nusantara, sementara MT Pangkalan Brandan memperkuat koneksi logistik lintas negara.
Optimalisasi armada yang dibangun dalam negeri ini menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keandalan distribusi energi dari barat hingga timur Indonesia, sekaligus memperkuat kemandirian maritim negara.