Important News: Peluncur rudal Iran incar kapal perang AS di Timur Tengah
Peluncur Rudal Iran Siap Incar Kapal Perang AS
Kamis, anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaee, menyatakan bahwa sistem rudal negara itu sedang ditujukan ke armada militer Amerika yang berada di wilayah Timur Tengah. Ia menegaskan, jika AS memulai serangan terhadap Iran, rudal-rudal tersebut akan siap menghancurkan seluruh kapal perang musuh. “AS pasti gagal dalam memblokir operasional angkatan lautnya, seperti kegagalan sebelumnya dalam membuka Selat Hormuz,” ujarnya, seperti dilaporkan Tasnim.
“Peluncur kami diarahkan ke kapal-kapal tersebut, dan kami akan menenggelamkan semuanya,” tambah Rezaee.
Konflik Kembali Memanas
Sebelumnya, pada 28 Februari, Serangan oleh AS dan Israel terhadap target di Iran, termasuk Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban di antara penduduk sipil. Dalam balas dendam, Iran menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah. Akibatnya, sejumlah negara di kawasan mengambil langkah membatasi kegiatan penerbangan udara, baik sepenuhnya maupun sebagian, sebagai antisipasi ancaman dari rudal dan drone.
Pembicaraan Gagal di Islamabad
Setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dua minggu gencatan senjata dengan Teheran, Iran dan AS melakukan pertemuan di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4). Namun, hari berikutnya, Minggu (12/4), kepala delegasi AS, Wakil Presiden J.D. Vance, menyatakan bahwa negosiasi tersebut tidak mencapai kesepakatan. Delegasi AS kembali ke negara asalnya dengan hasil yang tidak memuaskan.
Kritik Terhadap Gencatan Senjata
Rezaee juga menyampaikan keraguan terhadap perpanjangan gencatan senjata yang saat ini berlangsung. Menurutnya, kesepakatan ini tidak memberikan keuntungan signifikan bagi Iran. “Saya tidak percaya bahwa perjanjian saat ini mampu membawa manfaat yang berarti,” tegas politisi tersebut.