New Policy: Inisiatif baru untuk pemanfaatan nuklir secara damai diluncurkan
Inisiatif Baru untuk Pemanfaatan Nuklir Secara Damai Diluncurkan
Beijing menjadi tempat peluncuran inisiatif baru yang bertujuan mendorong kolaborasi global dalam penerapan teknologi nuklir untuk kepentingan bersama. Inisiatif ini diluncurkan selama Konferensi Aplikasi Teknologi Nuklir Internasional Ke-3, yang berlangsung pada 21-23 April di kota tersebut. Acara ini menarik partisipasi dari lebih dari 400 delegasi yang berasal dari 20 negara, antara lain Tiongkok, Rusia, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
Menyerukan Kerja Sama Global
Initiatif yang disebut “Inisiatif untuk Membangun Bersama Ekosistem Industri Internasional yang Terbuka, Inklusif, Bermanfaat Secara Universal, dan Saling Menguntungkan dalam Penerapan Teknologi Nuklir” diperkenalkan oleh Asosiasi Isotop dan Radiasi Tiongkok. Inisiatif ini mengusulkan kerja sama antar organisasi internasional, kelompok industri, peneliti, dan perusahaan untuk mendorong penggunaan teknologi nuklir yang damai serta inklusif.
“Inisiatif ini juga bertujuan mengeksplorasi jalur baru kolaborasi global, mempertahankan ekosistem industri yang stabil, terbuka, dan aman, serta menyediakan solusi inovatif untuk pembangunan berkelanjutan dan pemulihan ekonomi,” jelas penyelenggara acara.
Acara tersebut menyajikan berbagai sesi yang membahas topik seperti pemrosesan radiasi, produksi isotop, dan keselamatan nuklir. Selain itu, Tiongkok juga memaparkan kebijakan nasionalnya terkait teknologi nuklir, menyoroti pencapaian industri, dan meluncurkan solusi cerdas di bidang kedokteran nuklir. Konferensi ini berfungsi sebagai platform utama bagi pertukaran pengalaman dan kerja sama dalam pemanfaatan teknologi nuklir secara damai.