Pendapatan per kapita Sri Lanka tembus 5.000 dolar AS untuk kali pertama
Pendapatan Per Kapita Sri Lanka Mencapai 5.000 Dolar AS untuk Pertama Kalinya
Kolombo – Data terbaru dari Bank Sentral Sri Lanka menunjukkan bahwa pendapatan per kapita negara tersebut telah mencapai lebih dari 5.000 dolar AS pada tahun 2025. Angka ini diumumkan oleh media pemerintah, yang mengutip laporan tahunan terbaru dari lembaga keuangan tersebut. Hal ini menandai pencapaian pertama dalam sejarah Sri Lanka.
Pertumbuhan Ekonomi yang Meningkat
Laporan Bank Sentral Sri Lanka juga menyebutkan bahwa perekonomian negara mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen pada 2025. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan perbaikan ekonomi yang signifikan.
Menurut data bank sentral, Produk Domestik Bruto (PDB) Sri Lanka naik menjadi 32,75 triliun rupee Sri Lanka (100 rupee Sri Lanka = Rp5.452) pada 2025, naik dari 30,1 triliun rupee Sri Lanka pada 2024.
Kenaikan PDB mencerminkan peningkatan produktivitas dan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Selain itu, data tersebut menunjukkan bahwa pendapatan pemerintah meningkat hingga 16,7 persen dari total PDB.
Dengan capaian ini, Sri Lanka menunjukkan kemajuan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dihadapi selama beberapa tahun terakhir. Namun, masih ada langkah-langkah lebih lanjut yang diperlukan untuk memastikan stabilitas jangka panjang.