Unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim berakhir ricuh
Unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim berakhir ricuh
Pada Selasa (21/4/2026), peserta aksi demonstrasi di depan kantor gubernur Kalimantan Timur di Samarinda memicu ketegangan saat mereka melemparkan karung ke arah anggota polisi. Aksi yang menuntut pemeriksaan menyeluruh terhadap kegiatan Pemprov Kaltim serta penindasan praktik politik dinasti hingga korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di wilayah tersebut berakhir dengan kekacauan.
Di lokasi yang sama, peserta unjuk rasa juga menarik kawat berduri, menambah intensitas keributan. Demonstran menekankan kebutuhan pengawasan terhadap korupsi dan ketidakadilan di lingkungan pemerintahan daerah, yang akhirnya memicu bentrokan antara peserta aksi dengan petugas kepolisian.
Personel Polri terlibat dalam upaya membubarkan peserta unjuk rasa di depan kantor gubernur Kaltim, Samarinda. Aksi yang menuntut transparansi dan pemberhentian praktik KKN terus berlangsung hingga situasi memanas dan memicu konflik.
Setelah aksi berakhir ricuh, tim medis mengambil peran dalam menangani luka-luka yang dialami oleh peserta unjuk rasa di depan kantor gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (21/4/2026). Mereka melakukan penanganan terhadap korban kericuhan yang terjadi saat konflik memuncak.