42 ton sampah dan lumpur diangkut dari Kali Phb Moh Mansyur Tambora
42 Ton Sampah dan Lumpur Diangkut dari Kali Phb Moh Mansyur Tambora
Jakarta – Pada Selasa, petugas gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) melakukan pembersihan di saluran air Phb Moh Mansyur, Jembatan Lima, Tambora. Total limbah yang berhasil dikumpulkan mencapai 42,5 ton, terdiri dari sampah dan sedimen lumpur. Kegiatan ini bertujuan memastikan saluran air dapat berfungsi secara optimal, kata Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, saat diwawancara di Jakarta.
“Kerja bakti ini melibatkan berbagai unit teknis serta masyarakat, agar saluran tetap lancar. Dengan begitu, risiko banjir saat hujan bisa diminimalkan di wilayah Tambora,” ungkap Yuli.
Dalam rangka memperkuat upaya penanganan sampah, Pemkot Jakarta Barat juga bersiap berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya. Hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah pasar yang berdampak pada saluran air. “Koordinasi sedang dilakukan agar sampah pasar dapat ditangani secara lebih efektif, serta diperbaiki penataannya,” tambah Yuli.
130 Petugas Bersama Masyarakat Bersihkan 450 Meter Saluran
Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan melibatkan 130 orang petugas gabungan. Mereka terdiri dari Unit Penanganan Sampah Badan Air, Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Lingkungan Hidup, serta warga sekitar. Kegiatan ini menggunakan tiga truk pengangkut, satu truk arm roll, dan mobil pick up.
“Dari data UPS Badan Air, ada sekitar 42,5 ton lumpur yang telah dikuras dari saluran. Proses pembersihan dilakukan hingga 300 meter, dan akan dilanjutkan sampai sepanjang 450 meter,” jelas Pangestu.
Pembersihan dimulai dari depan Pasar Jembatan Lima hingga Kali Krukut. Langkah ini diharapkan mencegah penumpukan sampah yang bisa menghambat aliran air selama musim hujan.