Important Visit: Imigrasi periksa WNA Inggris intimidasi warga di Denpasar

Imigrasi Bali Periksa WNA Inggris yang Diduga Intimidasi Warga Denpasar

Kantor Imigrasi Denpasar, Bali melakukan pemeriksaan terhadap seorang WNA asal Inggris, TD, yang dilaporkan masyarakat karena diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap warga di kawasan Renon. “Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan WNA,” ujar Kepala Imigrasi Denpasar R Haryo Sakti di Denpasar, Bali, Jumat.

Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan WNA,

TD, seorang pria berusia 49 tahun, ditangkap oleh petugas Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Denpasar di kediamannya di Jalan Tukad Unda, Panjer. Ia sempat menarik perhatian publik setelah video perbuatannya beredar luas di platform media sosial. Petugas Inteldakim kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akhirnya menangkap TD di kediamannya.

Pemeriksaan terhadap TD juga mencakup dokumen keimigrasian yang ia pegang, yaitu Izin Tinggal Terbatas (Itas). Namun, Itas tersebut sudah berlaku kadaluarsa karena tidak diperbarui. Saat petugas meminta keterangan, TD menolak bekerja sama dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Ia kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk mengungkap alasan ia melakukan tindakan intimidasi.

Sementara itu, dalam operasi Patroli Dharma Dewata yang sama, petugas Imigrasi Denpasar juga menangkap empat WNA asal Nigeria. Mereka masing-masing masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta pada 13 April 2018, 5 Februari 2026, serta Bandara Juanda pada 5 Februari 2025 dan 17 Juni 2025. Keempatnya menggunakan berbagai jenis izin tinggal, seperti Izin Tinggal Investor dan Izin Tinggal Kunjungan.

Imigrasi Denpasar menyatakan sedang menelusuri aktivitas TD selama berada di Indonesia serta motif dugaan intimidasi yang dilaporkan masyarakat. Para WNA Nigeria juga diperiksa karena dikhawatirkan melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *