Barantin siapkan Rp5 triliun untuk modernisasi seluruh laboratorium
Barantin Berencana Alokasikan Rp5 Triliun untuk Memperbaiki Seluruh Laboratorium
Makassar – Badan Karantina Indonesia (Barantin) sedang menyiapkan dana sekitar Rp4 hingga Rp5 triliun untuk meningkatkan kualitas semua laboratorium di seluruh negeri. Tujuannya adalah agar fasilitas penelitian ini dapat beroperasi lebih efektif dalam mendukung upaya karantina. Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, mengungkapkan bahwa revitalisasi laboratorium menjadi prioritas untuk meningkatkan standar kerja.
“Saya berharap pada tahun 2027 seluruh laboratorium karantina di Indonesia sudah selesai diperbarui. Dengan demikian, tingkat kemampuan kita akan mendekati negara-negara maju dan mitra internasional,” ujarnya saat berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.
Menurut rencana, modernisasi ini akan mencakup peralatan canggih dan sistem yang lebih transparan, sehingga mempercepat proses pengujian dan pengawasan. Dengan anggaran besar, Barantin berupaya menjaga keunggulan dalam pelayanan karantina di tengah tantangan global yang semakin kompleks.