Key Issue: Satgas PRR serahkan bantuan di Aceh Tamiang percepat rekonstruksi
Satgas PRR serahkan bantuan di Aceh Tamiang percepat rekonstruksi
Dari Jakarta, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pasca-bencana Sumatera melaksanakan serah terima bantuan stimulan untuk pemulihan rumah rusak akibat siklon hidrometeorologi Senyar, Tahap II, di Kabupaten Aceh Tamiang. Pernyataan ini diungkapkan melalui keterangan resmi Satgas PRR, Selasa, yang menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Satgas PRR, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis kepada 13 kepala keluarga, dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Selain itu, Satgas PRR juga menyalurkan lima unit pompa api kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, yang diterima langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi. Bantuan ini bertujuan mendukung upaya pemulihan lingkungan yang dilakukan bersama Praja IPDN.
Kaposwil Aceh, Safrizal Zakaria Ali, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan fisik adalah bentuk tindakan nyata pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana. “Langkah ini menunjukkan kehadiran negara dan komitmen bersama agar masyarakat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
“Langkah ini menunjukkan kehadiran negara dan komitmen bersama agar masyarakat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Kaposwil Aceh Safrizal Zakaria Ali.
Secara keseluruhan, bantuan yang diberikan mencakup 2.336 unit rumah rusak ringan, 1.722 unit rusak sedang, dan 1.889 unit rusak berat. Mayoritas penerima berada pada kategori kerusakan ringan. Distribusi dilakukan di empat kecamatan utama yang terkena dampak, yakni Rantau, Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara. Rantau menjadi lokasi dengan jumlah penerima terbanyak, diikuti Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara.
Setelah acara, Ketua Satgas PRR bersama tim mengadakan makan siang dan pertemuan hangat dengan Praja IPDN serta warga setempat. Kegiatan tersebut ditutup dengan kunjungan ke Kota Medan, untuk agenda berikutnya, yang diiringi oleh Kaposwil PRR Aceh. Tujuan utama dari serah terima ini adalah mempercepat proses pemulihan dan pembangunan di wilayah terkena bencana.