Key Strategy: Pengurangan emisi gas rumah kaca Jepang melambat pada 2024
Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca Jepang Melambat pada 2024
Tokyo, Jepang, melaporkan bahwa tingkat pengurangan emisi gas rumah kaca mengalami perlambatan selama tahun fiskal 2024. Negara ini mencatatkan peningkatan emisi sebesar 15 juta ton dibandingkan target tahunan, menurut Kementerian Lingkungan Hidup.
“Setelah dikurangi penyerapan oleh hutan serta ekosistem lainnya, emisi bersih mencapai 994 juta ton pada tahun fiskal 2024, turun 28,7 persen dari tingkat 2013. Ini menjadi pertama kalinya sejak 2013, angka tersebut melebihi satu miliar ton,” kata kementerian.
Terlepas dari capaian ini, hingga Maret 2025, emisi masih melebihi target yang ditetapkan, sehingga Jepang kembali gagal mencapai rencana sementara untuk kedua kalinya sejak tahun fiskal 2022.
Penyerapan Karbon dari Ekosistem
Kementerian juga mencatatkan penurunan penyerapan karbon oleh hutan daratan sebesar 2,9 persen, mencapai 52,3 juta ton. Peningkatan usia pohon menjadi penyebab utama fenomena tersebut.
Sementara itu, ekosistem pesisir dan laut tidak menunjukkan perubahan signifikan, tetap stabil di angka 320.000 ton. Pemantauan oleh lembaga terkait menunjukkan tidak ada peningkatan atau penurunan signifikan.
Dalam upaya mencapai netralitas karbon pada 2050, pemerintah Jepang menetapkan target pengurangan emisi bersih sebesar 60 persen pada 2035 dan 73 persen pada 2040 dibandingkan tingkat 2013. Target tersebut menjadi pedoman utama dalam strategi transisi energi nasional.