Latest Program: Baznas nyatakan siap perkuat zakat nasional usai terima Keppres baru
Baznas Siap Perkuat Zakat Nasional Setelah Terima Keppres Terbaru
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menyatakan telah siap meningkatkan peran zakat nasional dalam pembangunan berkelanjutan. Pernyataan ini diberikan setelah Baznas menerima Surat Keputusan Presiden (Keppres) terbaru yang mengangkat kepemimpinan baru untuk masa bakti 2026 hingga 2031. Dokumen resmi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sekaligus anggota Ex-Officio Baznas, A. Fatoni, kepada Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, beserta para pengurus periode berikutnya, di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta, Rabu (15/4).
Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, menegaskan komposisi kepengurusan saat ini menggabungkan berbagai keahlian yang diharapkan mampu memperkuat efisiensi operasional dan strategi Baznas. Ia menyampaikan rasa syukur atas tim yang memiliki kekuatan multidisiplin, termasuk keahlian di bidang pemerintahan, keuangan, dan digitalisasi.
“Kami bersyukur memiliki tim yang kuat, terdiri dari berbagai unsur yang kompeten, baik dari sisi pemerintahan, keuangan, serta digitalisasi,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Dengan struktur kepemimpinan yang baru, Baznas akan fokus pada penguatan zakat sebagai alat penggerak dalam pembangunan ekonomi umat. Sodik juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai keadilan sosial melalui program zakat yang lebih efektif.
Ia menambahkan, Baznas akan terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk memaksimalkan pengumpulan dan penggunaan zakat. Upaya ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta sektor swasta,” lanjut Sodik. “Kami memohon dukungan dari seluruh pihak agar inisiatif ini dapat berjalan lancar,” imbannya.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, A. Fatoni, mengapresiasi kontribusi Baznas dalam menangani berbagai isu sosial di Indonesia. Ia berharap kepemimpinan baru mampu menciptakan inovasi strategis dalam pengelolaan zakat guna meningkatkan kemaslahatan umat.
“Dalam empat tahun ke depan, kami berharap Baznas dapat melakukan terobosan-terobosan strategis, sehingga program pemberdayaan benar-benar memberikan manfaat nyata,” ucap Fatoni.